G7 pun Hadang Proyek Baru World Bank di Rusia

(Business Lounge – News & Insight) G7, grup yang beranggotakan menteri-menteri keuangan serta gubernur sentral Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, dan Amerika Serikat, dilaporkan sepakat untuk memblok proyek-proyek baru Bank Dunia di Rusia. Keputusan tersebut, dikabarkan dilandasi atas upaya penekanan terhadap Rusia terkait konflik Rusia dengan Ukraina yang semakin meningkat.

Keputusan anggota G7 untuk memblok proyek baru Bank Dunia, diperkirakan akan semakin memberatkan sanksi global terhadap Rusia akibat konflik Ukraina-Rusia. Berdasarkan perkiraan sementara, dampak dari keputusan G7 tersebut akan menganggu proyek Bank Dunia yang bernilai hingga $1,5 miliar di Rusia. Potensi kesepakatan antara anggota G7 tersebut dalam membatalkan rencana Bank Dunia sendiri terbilang relatif sangat mungkin terjadi mengingat anggota G7 telah mewakili lebih dari 40% total suara.

Walaupun demikian, juru bicara Bank Dunia, David Theis, belum memberikan tanggapan terkait kesepakatan oleh anggota G7 tersebut. Hingga saat ini, Bank Dunia telah memiliki 9 proyek bernilai $1,34 miliar di Rusia yang meliputi pembangunan pendidikan pra-sekolah serta upaya efisiensi energi. Diluar proyek-proyek yang mungkin terbatalkan akibat sikap G7, total 10 proyek-proyek di Rusia yang bernilai hingga $668 juta telah mendapatkan persetujuan.

Sebelumnya, Rusia telah terkena beberapa sanksi cukup berat sebagai kelanjutan konflik Ukraina dan Rusia. Pasca sanksi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa terhadap sektor energi dan industri pertahanan, pekan lalu Bank Pengembangan dan Rekonstruksi Eropa telah menyetujui pemberhentian proyek baru di Rusia setelah mayoritas pemegang saham memberi indikasi tidak mensupport proyek tersebut.

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VMN/BL
Editor: Ruth Berliana
Image: wikipedia