Keuntungan Nissan Meningkat Oleh Penjualan di Tiongkok

(Business Lounge – Business Today)  Penjualan mobil Nissan di kuartal kedua tahun 2014 melonjak cukup signifikan sehingga menguntungkan perusahaan yang berkantor pusat di Yokohama-Jepang ini. Keuntungan yang didapat Nissan Motor Co.  meningkat  hingga 37 persen sebesar $ 1,1 Miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Perusahaan multinasional Jepang yang berdiri sejak 1933 tersebut berhasil meraih penjualan yang  naik menjadi ¥ 2,47 triliun dari ¥ 2,23 triliun dan mendapat kenaikan laba bersih sebesar  ¥ 112,130 miliar yang naik dari 82,0 miliar yen tahun sebelumnya. Meningkatnya laba ini  disebabkan meningkatnya penjualan ke Tiongkok yang mengimbangi buruknya penjualan mobil di Jepang sendiri.

Hasil penjualan di Tiongkok ini menyumbang sekitar seperempat dari pendapatan pembuat sedan mewah Infiniti merek Altima ini, sehingga  terjadi fluktuasi permintaan di pasar mobil terbesar di dunia yang mempengaruhi  rival domestik seperti Toyota dan Honda seperti yang dilansir Japan Today.

Nissan juga melaporkan permintaan kuat di China, AS dan Eropa yang telah menjadi pasar yang sulit untuk mobil Jepang selama tahun 2013 oleh dampak resesi keuangan menjual 1,24 juta kendaraan, naik 6% dari tahun sebelumnya. Selain itu keuntungan penjualan di Amerika Utara, China dan Eropa mengimbangi mengurangi penjualan domestik dan penurunan penjualan di pasar negara berkembang, yang tetap stabil.

Perusahaan mobil asal Jepang telah menjadi pemenang besar selama tahun lalu pasca penurunan tajam dalam mata uang sehingga meningkatkan  keuntungan pabrikan mobil tersebut, juga didukung  meningkatnya penjualan di pasar utama termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok.

Merosotnya penjualan di Jepang seperti yang dijelaskan diatas disebabkan oleh kenaikan pajak penjualan yang diterapkan pemerintah demi membayar utang nasional yang besar, namun justru memberatkan sektor perdagangan di negeri sakura ini. Sebagai informasi kenaikan pajak tersebut menjadi 8% dari 5% dan telah menyeret daya  belanja konsumen termasuk belanja otomotif.

Joel/Journalist/VM/VBN
Editor : Jul Allens