Juan Manuel Santos Terpilih Kembali Sebagai Presiden Colombia

(Business Lounge – World News) – Colombia telah menggelar pesta demokrasinya kemarin dan memilih presiden incumbent Juan Manuel Santos untuk kembali berkuasa pada empat tahun kedepan. Santos telah memperoleh 51% suara mengungguli Oscar Ivan Zuluaga dengan 45% suara.

Sangat dramatis ketika Zuluaga sebenarnya telah mengungguli tipis Santos pada putaran pertama Mei lalu. Namun kenyataan berbalik ketika perolehan suara Santos lebih banyak pada putaran kedua. Hal ini diduga sebagai pengaruh atas upaya Santos di dalam menyelesaikan konflik panjang anatara Colombia dan pemberontak FARC. Namun demikian Zuluaga berbesar hati dan menyatakan akan terus berjuang membela kehidupan dan kebebasan rakyat Colombia.

Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia  (FARC)

FARC terbentuk setelah militer Colombia menyerang kantong-kantong Komunis merupakan sebuah organisasi militer yang terlibat dalam konflik bersenjata Colombia secara terus menerus sejak tahun 1964. FARC mendanai pemberontakan mereka lewat penculikan dengan tebusan, penambangan liar, pemerasan serta produksi dan distribusi obat-obatan terlarang.

Perundingan Damai

Dengan terpilihnya Santos sebagai presiden, maka ia akan mengusahakan adanya pembicaraan damai melanjutkan pembicaraan yang pernah terjadi pada tahun 2012. Santos berharap akan terjadinya kesepakatan dengan FARC pada akhir tahun ini. Ada 3 poin kesepakatan yang telah dihasilkan pada perundingan sebelumnya yang mengatur reformasi tanah, partisipasi politik pada masa yang akan dating serta perdagangan narkoba. Namun masih ada 3 poin lainnya yang berkaitan dengan hak-hak korban, perlucutan senjata para pemberontak dan pelaksanaan perjanjian.

Pentingnya Faktor Keamanan

Saat ini, angka kejahatan dan pengangguran di Colombia masih terbilang tinggi dan hal ini sangat meresahkan warga Colombia. Kampanye Santos yang berfokus kepada bagaimana pemecahan koflik dengan FARC yang sangat meresahkan warga telah mencuri hati sebagian warga Colombia untuk memberikan suara mereka. Perlunya kecerdasan, ketegasan yang dibaur dengan kecerdikan tentu akan membawa Santos untuk mendapatkan jalan keluarnya. Dapatkah ia?

Profil Juan Manuel Santos

Juan Manuel Santos adalah keponakan dari Eduardo Santos, presiden Colombia pada tahun 1938 hingga 1942. Juan Manuel Santos juga pernah menjabat sebagai menteri pada beberapa pemerintahan sebelumnya. Karirnya sebagai menteri pertahanan pada tahun 2006 menjadi jalan baginya menduduki bangku kepresidenan pada tahun 2010. Kala itu usahanya di dalam menangani pemberontak FARC telah mencuri perhatian rakyat Colombia.

Uthe/Journalist/ VMN/BL

Editor: Ruth Berliana

Image : wikimedia