Sayur Asem Di Piringku..

Wow… Sayur asem di piringku
Aku mendadak lapar dengan semangkok sayur asem pemberianmu.
Aku tersanjung dengan sayur asem pemberianmu
Tapi..
Mengapa mukamu asem, seasem sayur asem pemberianmu?
Kamu tampak muram dan asal-asalan menyapaku semuram warma sayur asem di piringku..
Ah….
Laparku lenyap entah kemana
Sayur asem darimu pemberian basa-basi dan tampak garing
Kata-katamu mengawali pemberian sayur asem darimu bikin perutku tiba-tiba melilit mau muntah..

Ah.. ternyata kamu mau menukar tempat tinggalku dengan mimpi hotel mall milikmu
Ampun …
Betapa rendahnya kamu menilai aku dengan sepiring sayur asem dan beriming-imimg kalau aku punya uang dari penukaran tanah dan rumah gubukku..
Katamu “belilah rumah yang layak dan belilah ini dan itu”
Rumah yang layak?
Dimana rumah yang layak seharga tanahku yang mau kau jadikan mall?
Kau terdiam dan mengaduk-aduk sayur asem yang kau berikan padaku.
Mana bisa kau menjawabnya..
Mana bisa kau memberitahukannya..
Aha….
Kau mau menyengsarakanku dengan mimpimu
Kau mau mengusir dan membuang aku dengan mall milikmu
Lantas
Aku mau kemana?

Rumahku..
Tempat masa kecilku merajut mimpi
Tempat ayahku menyuapi aku dan mengajari aku sepulang sekolah
Tempat ibuku mendongeng dan bercerita tentang sebuah kasih dan kedermawanan
Mana mau aku ditukar dengan mimpimu yang menyengsarakan aku..

Jackie Ang/VM/BL

Editor : Fanya Jodie