Korban Tragedi Feri Korea Tewas Meningkat Menjadi 288 Orang

Kematian korban dari tragedi feri Korea meningkat menjadi 288 orang setelah salah satu tubuh ditemukan dari kapal yang tenggelam pada hari selasa kemarin, disampaikan oleh pusat respon bencana.

Memasuki pencarian hari ke-36, 288 orang telah dikonfirmasi tewas, sementara 16 lainnya hilang. Tidak ada lagi penumpang yang dilaporkan selamat sejak 172 orang yang diselamatkan dari kapal  pada tanggal 16 April lalu ketika feri Sewol terbalik dan tenggelam di lepas pulau barat daya Jindo.

Koh Myung – seok, juru bicara pusat respon kecelakaan pemerintah, mengatakan kepada wartawan bahwa tubuh perempuan yang ditemukan terakhir itu diambil dari lambung kapal yang terendam di pagi hari, dia juga mengatakan bahwa penyelam akan terus mencari penumpang yang hilang dan mencarinya di kabin lantai ketiga , keempat dan kelima darii kapal Sewol.

Koh mengatakan pada hari sebelumnya bahwa semua petugas penjaga pantai akan melakukan upaya habis-habisan untuk mencari mereka yang hilang terlebih lagi President Park Geun – hye menyatakan rencananya untuk membubarkan penjaga pantai atas kegagalan mereka dalam penyelamatan tahap awal.

Penjaga pantai dan pemerintah kementerian telah mengalami kritik publik atas cerobohnya mereka melakukan penyelamatan pada awal kejadian,  dimana seharusnya bisa menyelamatkan lebih banyak penumpang yang sebagian besar adalah siswa SMA.

Lebih dari 130 kapal penyelamat dan sekitar 40 perahu nelayan yang masih menjelajahi perairan di dekat tempat kejadian untuk mencari kemungkinan tubuh yang tersapu dari kapal yang tenggelam.

Arum/Journalist/VM/BL
Editor: Iin Caratri
Image: Antara