google glass
google glass

Takut Dimata-Matai, Google Glass Dilarang di Kantor Pusat Samsung

(Business Lounge – Tech & Gadget) Google memang telah resmi menjual bebas perangkat wearable miliknya yaitu kacamata pintar Google atau yang disebut Google Glass di pasar Amerika Serikat. Namun meskipun saat penjualan perdana Google mengklaim bahwa Google Glass mendapat sambutan yang positif, tetap saja banyak juga pihak yang tidak suka dengan perangkat besutan Google ini, salah satunya Samsung.

Memang banyak yang menilai bahwa perangkat kacamata pintar Google ini bisa dijadikan sebagai alat mata-mata meskipun pihak Google sendiri mengklaim bahwa Google Glass itu hanya berfungsi untuk mengambil dan merekam gambar dan mengatakan bahwa jika benar Google Glass merupakan alat mata-mata, itu merupakan alat mata-mata yang buruk.

Dan meskipun pihak Google telah mengklaim tudingan miring tersebut, nyatanya tetap membuat Samsung khawatir. Fitur yang dapat mengambil dan merekam gambar tanpa diketahui orang itu benar-benar mendapat perhatian khusus di kantor pusat Samsung. Bahkan seorang awak media yang hendak masuk ke komplek kantor pusat Samsung di Korea Selatan, diminta untuk tidak memakai Google Glass miliknya. Alasannya, soal privasi dan kerahasiaan objek-objek di markas besar Samsung.

Memang tidak ada insiden kali ini, karena permintaan melepas Google Glass disampaikan dengan sopan oleh staf Samsung, sang jurnalis asal Filipina itu pun dengan sukarela melepaskannya dan mengganti dengan kacamata biasa.

Samsung memang mengundang beberapa jurnalis dari beberapa negara untuk mengunjungi kantor pusatnya yang dikenal dengan nama Samsung Digital City.

Cukup beralasan kekhawatiran Samsung ini karena pada kunjungan kali ini para jurnalis akan diajak masuk ke beberapa area sensitif, salah satunya tempat pengujian produk-produk terbaru Samsung.

 

(Lingga Rizky/journalist/VM/Business Lounge-Softpedia)

Editor : Fanya Jodie