Industri Rumput Laut Indonesia Masih Memerlukan Pembenahan

(Business Lounge – Business Today) – Rumput laut merupakan salah satu potensi sumber daya di Indonesia.  Potensi dari rumput laut Indonesia sangatlah tinggi sebagai contoh volume ekspor dari rumput laut di Indonesia pada tahun 2014 adalah 174 ribu ton. Trend pertumbuhan nilai ekspor dari rumput laut telah terlihat dari sejak tahun 1980 an. Di tahun 1985 ekspor rumput laut Indonesia sebesar 5.445,678 ton, meningkat menjadi 6.560,770 ton pada tahun 1986. Peningkatan tersebut terus meningkat hingga pada tahun 1990 mencapai 119.276 ton dan di tahun 2014 menjadi 174 ribu ton.

Potensi rumput laut di Indonesia menjadi ikut andil bagi pemasukan masyarakat pesisir antara lain Riau, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, dan Maluku.

Peluang besar tersebut masih dirasa kurang dukungan dari pemerintah. Hal tersebut dirasakan oleh Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI). Menurut mereka diperlukan sebuah roadmap bagi industri rumput laut Indonesia. Sehingga langkah-langkah pengoptimalisasi pemberdayaan industri rumput laut dapat menjadi terstruktur, maksimal, dan terarah.

Kelemahan industri lokal adalah masih belum bisa melakukan penyesuaian dengan harga internasional serta kemampuan menyerap rumput laut dalam skala besar masih belum dapat dilakukan.

Rumput laut memiliki banyak manfaatnya untuk bahan baku bagi sektor industri yaitu untuk pakan ikan, bahan makanan, pasta gigi, farmasi, pencuci rambut, dan kosmetik.  Kesemua industri tersebut sedang mengalami pertumbuhan baik secara nasional maupun global. Manfaat yang besar serta potensi Indonesia dalam menyediakan rumput laut tersebut banyak menarik investor seperti pada tahun 2013 saja dana investasi untuk industri ini mencapai Rp 165 milyar.

Kelemahan-kelemahan dalam industri rumput laut di Indonesia perlu dihilangkan dengan kerjasama yang komprehensif anatara pemerintah, dalam hal ini Kementrian Kelautan dan Perikanan, dengan para pengusaha rumput laut serta industri-industri lokal rumput laut. Dengan begitu kesempatan ini akan benar-benar bisa dimanfaatkan oleh para pelaku industri rumput laut  untuk meningkatkan produktifitasnya.

Afif Bahar/Analyst Vibiz Regional Research/VM/BL
Editor: Iin Caratri
Image: wikipedia