Getting Your Best Employee…

People

Getting Your Best Employee…
– the result of recruitment

# Tidak mudah sekarang mendapatkan calon karyawan yang sesuai kompetensi….
# Mengapa dari sekian banyak surat lamaran yang datang, hanya sekian % sedikit sekali yang masuk kriteria seleksi selanjutnya…
# Harus usaha apa lagi ya untuk mendapatkan the best employee seperti mendapatkan ikan besar dalam satu tarikan jala ?….

Pendapat, komentar atau lebih tepatnya curahan hati teman-teman yang kami kenal berkecimpung dalam dunia rekrutmen. Tidak semudah membalikkan tangan, tinggal terima orang datang dan diterima, selesai sudah.

Belum lama ini, seorang teman yang bekerja diassign untuk menangani unit rekrutmen untuk satu maksud tentunya dari management memperbaiki sistem rekrutment di perusahaan tersebut.

Mengapa diperlukan perbaikan ?
Diperbaiki karena ada yang perlu pembenahan untuk menjadi lebih baik.
Kebutuhan kaderisasi SDM existing menjadi satu kondisi yang harus dapat diantisipasi. Kondisi karyawan yang loyal dengan turn over yang terbilang rendah sehingga sepertinya rekrutmen tidak perlu capek-capek rekrut karyawan baru.
Jika tidak disadari akan sesuatu ang akan terjadi, bisa terjadi tiba-tiba seperti kapal Titanic menabrak gunung es…tiba-tiba kebutuhan SDM datang dengan segudang kriteria, apakah unit rekrutmen siap dengan kondisi tersebut ? Bagaimana bisa tiba-tiba?

Unit rekrutmen bukan sekedar seperti petugas terima tamu, tamu datang dicatat namanya, lalu dipersilakan masuk. Mau apa tamu itu didalam ruangan selanjutnya bertemu dengan siapa lalu bagaimana, tidak tahu sama sekali. Unit rekrutmen harus tahu betul dan kenali benar-benar siapa saja, bagaimana profilnya, sesuaikah dengan yang diajukan unit yang mengajukan kebutuhan SDM?

Faktor apa saja yang mempengaruhi rekrutmen?
Kondisi SDM di negara kita kita memang masih cukup sulit mencari calon karyawan yang memenuhi kompetensi yang diajukan unit kerja non HR. Ini adalah satu tantangan yang suka tidak suka inilah ladang yang harus dihadapi dan dikerjakan.
Latar belakang pendidikan yang minim, kesempatan yang semakin sulit untuk mengecap menuntut ilmu, juga tidak kalah penting adalah faktor lingkungan. Ketika belum mengenal apakah itu rekrutmen, apa yang ada di pikiran adalah sangat mudah mencari calon pekerja di Indonesia karena penduduknya sangat besar karena termasuk yg terbesar kesekian di dunia. Ternyata tidak seperti yang dibayangkan.

Bagaimana tips agar proses rekrutmen efektif dan berhasil ?
1. Kenali pasar dan lakukan penetrasi pasar. Ketika membutuhkan ikan, kita akan pergi ke pasar ikan, ketika membutuhkan sayur, kita akan ke tukang sayur. Kita tidak lakukan sebaliknya.
2. Kuasai kompetensi SDM yang dibutuhkan. Dengan tahu seperti bagaimana SDM yang diminta unit user, kita tidak akan seperti membeli kucing dalam karung.
3. Cari ide-ide kreatif, jangan pasif hanya ikuti pola lama yang belum tentu masih sesuai.
Lakukan terobosan untuk suatu proses rekrutmen. Sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelum, jangan takut untuk mencoba. Bisa didiskusikan dengan tim rekrutmen lainnya.
4. Mengetahui berapa kekuatan tim rekrutmen, berapa yang seharusnya, berapa yang harus dipenuhi.
5. Tidak pernah berhenti untuk mencari inovasi dan mendapatkan sumber-sumber rekrutmen baru.

Dengan lakukan hal-hal tersebut di atas, kita optimis unit rekrutmen tidak melulu menuai komplain dari unit user karena calon karyawan yang diberikan ternyata meleset dari harapan unit user.

Salam sukses !

Susan Kevin/VM/ML
Editor: Iin Caratri