Hasil Riset Ungkap iPhone 5 Menjadi Smartphone Apple yang Paling Laris

(Business Lounge – Tech & Gadget) iPhone 5 baru-baru ini diklaim sebagai smartphone yang memiliki penjualan yang sangat baik dibandingkan smartphone Apple lainnya. Hal ini diungkapkan oleh penyedia data riset dan statistik yaitu Mixpanel yang baru saja merilis sebuah laporan tentang pertumbuhan penjualan smartphone besutan produsen yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir dari The Next Web, dari sebuah laporan yang dirilis Mixpanel menunjukkan bahwa angka penjualan iPhone 5 mampu mengalahkan angka penjualan iPhone 5S, penjualan iPhone 5S sendiri berada di peringkat ketiga dibawah penjualan iPhone 4S.

Memang saat ini smartphone terbaru Apple yaitu iPhone 5S mengalami pertumbuhan yang sangat baik, yaitu mencapai angka 0,5 persen setiap pekannya sejak diluncurkan tanggal 30 Desember 2013 tahun lalu. Bahkan saat ini iPhone 5S dikabarkan memiliki market share hampir mencapai 20 persen, atau lebih tepatnya adalah 19,3 persen dari seluruh penjualan perangkat smartphone milik Apple.

Namun nayatanya pencapaian iPhone 5S tersebut masih jauh di bawah pendahulunya, iPhone 5, yang berada di posisi puncak dengan pangsa pasar sebesar 32,65 persen. Sedangkan iPhone 4S yang berada di tempat kedua menguasai 23,94 persen.

Sementara itu untuk iPhone 4 berada di posisi empat dengan pangsa pasar sebesar 16,43 persen, lalu di posisi juru kunci terdapat iPhone 5C yang hanya mampu mencatatakan 6,34 persen pangsa pasar.

Keputusan untuk merilis iPhone 5C dalam material plastik dengan pilihan warna-warna ceria bisa dikatakan sebagai manuver binis terburuk yang pernah dilakukan oleh Apple.

Menurut informasi yang diungkap oleh South China Morning Post, pihak Apple bahkan telah berencana untuk menghentikan produksi smartphone iPhone 5C di akhir tahun ini. Meski kebijakan itu belum secara resmi ditetapkan, namun besar kemungkinan langkah itu akan dilakukan oleh Apple. Pasalnya hingga saat ini dikabarkan masih ada sekitar 3000 unit iPhone 5C yang belum laku di sejumlah retailer. Sementara 2000 unit lainnya dilaporkan masih menumpuk di gudang milik Pegatron, manufaktur perakit handset iPhone 5C yang berbasis di Taiwan.

 

(Lingga/journalist at business lounge/VM/BL)

Editor : Fanya Jodie

pict : applenapps.com