Wakil Inggris Gagal di Eropa, Manajer Arsenal Salahkan Jadwal Gila di Inggris

(Business Lounge – World News) Leg pertama babak 16 besar pertandingan Liga Champions memang telah usai diselenggarakan hari kamis pagi waktu Indonesia kemarin. Banyak kejutan-kejutan yang terjadi dari kalahnya raksasa Liga Inggris Manchester United dari tangan wakil Yunani Olympiakos.

Namun yang menarik di Leg pertama babak 16 besar Liga Champions iyalah tidak adanya wakil dari Inggris yang mampu meraih kemenangan. Dari empat tim Liga Inggris, hanya Chelsea satu-satunya tim yang tidak menderita kekalahan dimana kemarin mereka hanya meraih hasil imbang.

Minggu lalu City dan Arsenal harus mengakui keunggulan tamunya Barcelona dan Bayern Muenchen dengan skor 2-0 yang membuat langkah mereka untuk lolos ke babak 8 besar semakin sulit mengingat leg ke-2 dimainkan di kandang lawan. Sementara pertandingan lainnya minggu ini Manchester United dan Chelsea juga tidak mampu meraih kemenangan. United yang bertindak sebagai tamu kalah 0-2 dari Olympiakos sementara Chelsea ditahan oleh tuan rumah Galatasaray.

Praktis dari ke-4 tim wakil Inggris yang memiliki peluang lolos ke babak 8 besar hanya Chelsea mengingat leg ke-2 dimainkan di kandang mereka. Sementara Manchester United, Manchester City, dan Arsenal terancam gagal lolos meskipun United masih memiliki peluang karena leg ke-2 nanti mereka bertindak sebagai tuan rumah. Namun hal itu bukan menjadi jaminan, pasalnya saat ini performa United masih tidak stabil dan adanya isu tidak harmonisnya ruang ganti United.

Tapi memang sepakbola itu bukan hanya sekedar perhitungan matematika yang bisa ditentukan hasil akhirnya, karena memang masih ada waktu 90 menit yang akan dimainkan untuk menentukan nasib dari ke-4 wakil Inggris ini.

Liga Inggris memang dinilai sebagai liga terbaik di dunia karena persaingannya begitu ketat, namun ternyata banyak yang meragukan kualitas liga yang disebut sebagai liga terbaik di dunia pasca gagalnya ke-4 wakil Inggris meraih kemenangan di kancah eropa.

Gagalnya wakil Inggris di babak 16 besar Liga Champions ini memang tidak bisa menyimpulkan bahwa kualitas ke-4 wakil Inggris ini jauh dibawah wakil liga lainnya. Menurut Manajer Arsenal, Arsene Wenger gagalnya ke-4 wakil Inggris meraih kemenangan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions ini dikarenakan padatnya jadwal yang harus dijalani klub-klub Liga Inggris.

Memang seperti yang diketahui Inggris memang menjadi negara dengan kompetisi sepakbola terbanyak di Eropa seperti Liga Premier Inggris, Piala FA, dan juga Piala Liga. Banyaknya kompetisi yang diikuti klub-klub Liga Inggris ini memang dinilai Wenger sebagai penyebab menurunnya performa wakil Inggris di Eropa, pasalnya dengan jadwal yang begitu padat tentu menguras stamina dan konsentrasi pemain yang membuat para pemain tidak tampil maksimal.

Bahkan dalam wawancaranya kepada The Mirror, Arsene Wenger mengatakan bahwa “Kami membayar mahal karena liga yang terlalu keras, mungkin juga terlalu intens. Anda tidak bisa mengistirahatkan pemain. Di setiap laga anda harus fokus untuk menampilkan pemain yang terbaik.”

Selain itu menanggapi isu yang meragukan kualitas Liga Inggris sebagai liga terbaik di dunia, Wenger pun mengatakan “Masih terlalu dini untuk menyebut bahwa ada satu tren yang terjadi. Sejujurnya saya percaya bahwa liga ini masih yang paling kompetitif di antar lainnya. Jika anda berpikir saya tidak obyektif, maka anda harus bertanya pada Pellegrini dan Ozil. Mereka akan berpikir hal yang sama.”

Apakah ke-4 wakil Inggris ini mampu meraih hasil maksimal pada leg ke-2 demi lolos ke babak 8 besar Liga Champions Eropa? Kita lihat saja nanti di 90 menit yang paling menentukan bagi ke-4 wakil Inggris ini. Meskipun sulit namun ada pepatah yang mengatakan “bola itu bundar dan segalanya masih mungkin terjadi”. Dan memang segala hal masih mungkin terjadi bagi ke-4 wakil Inggris ini karena memang sepakbola itu bukan matematika.

(Lingga Dwi/Journalist Business Lounge)

Editor : Fanya Jodie