Ketegangan Politik Jepang-China Tidak Hambat Bisnis Uniqlo

(Business Lounge – Business Today) – Ketegangan politik antara Jepang dan China sepertinya tidak mempengaruhi bisnis Uniqlo. Buktinya, bisnis ritel pakaian murah Fast Retailing merek Uniqlo di Jepang terus lakukan ekspansi ke kawasan China dimana hingga akhir tahun lalu memiliki 259 toko di Cina daratan bahkan direncanakan  penambahan 80 outlet lainnya pada bulan Agustus. Untuk menjadi perusahaan fashion top di Asia , perusahaan ini juga membuka toko Uniqlo terbesar di Shanghai pada bulan September lalu.

Selain itu perusahaan ritel pakaian murah di Jepang merek Uniqlo Fast Retailing, mengumumkan rencana untuk menaruh saham sekundernya  di Hong Kong  sebagai langkah perusahaan untuk memperluas brandnya  di seluruh Asia dan sekitarnya. Untuk rencana tersebut perusahaan akan mengeluarkan depositary receipts di bursa kota kawasan  China selatan itu pada tanggal 5 Maret, dan saat ini sedang menunggu persetujuan.

Penerimaan deposit adalah mekanisme yang sering digunakan oleh perusahaan untuk membiarkan investor perdagangan saham mereka di bursa asing. Investor akan dapat membeli dan menjual saham Fast Retailing dengan cepat dalam dolar Hong Kong, bukan melakukan perdagangan saham yang berdenominasi yen.

Tindakan  ini bagi perusahaan  tidak punya rencana segera untuk menerbitkan saham baru atau mengumpulkan dana tambahan namun langkah itu dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen perusahaan untuk fokus pada pasar asia, serta untuk meningkatkan nilai kepada investor dan pelanggan di pasar Asia yang berkembang pesat termasuk China.

Uniqlo, saat ini memiliki lebih dari 800 outlet di seluruh Jepang, dan telah berkembang pesat di pasar internasional untuk bersaing dengan perusahaan lain seperti Inditex yang merupakan induk dari merek pakaian Zara.

 

(ra/FJ/vbn-bl)

Pic: trendsfashion