Boeing Tambah Tenaga Kerja Untuk Produksi Jet Dreamliner

Ditengah ramainya berita perusahaan-perusahaan global yang akan mengurangi pegawainya tahun ini dikarenakan kinerja laba tahun lalu yang menurun, perusahaan pembuat pesawat Boeing Co berencana akan  menambahkan ratusan pekerja kontrak untuk bekerja di pabrik mereka yang terletak di Carolina Selatan.

Hal ini dilakukan untuk membantu perusahaan menyelesaikan masalah produksi seperti pembangunan produk andalannya yaitu jet 787 Dreamliner. Raksasa kedirgantaraan ini kabarnya akan mempekerjakan lebih dari 300 mekanik kontrak dan inspektur. jumlah tersebut masih dapat meningkat hingga 500 sampai 1.000 orang tergantung kebutuhan perusahaan.

Para pekerja baru tersebut nantinya akan langsung membantu membantu lebih dari 7.000 orang karyawan Boeing yang bekerja di South Carolina pada akhir tahun lalu. Tahun ini Boeing bertujuan untuk meningkatkan produksi pesawat Dreamliner hingga lebih dari 30 persen sehingga perusahaannya membutuhkan banyak pekerja baru untuk menstabilkan produksi dari bagian tengah pesawat Dreamliner.

Pabrik Boeing yang terletak di North Charleston ini digunakan untuk melakukan perakitan akhir dari beberapa pesawat Dreamliner, selain itu pabrik ini juga memproduksi bagian tengah dan belakang untuk semua jet Boeing. Tahun lalu, pabrik di North Charleston berhasil memproduksi sekitar 14 dari 65 pesawat Dreamliner yang sudah diantar kepada konsumen.

Untuk dapat memproduksi pesawat dalam jumlah besar, Boeing merancang rantai pasokan Dreamliner agar bagian seperti pintu penumpang, hidrolik, komponen elektronik, dan pipa dapat langsung terhubung sehingga proses perakitan akhir bisa lebih cepat. Rancangan ini membuat produksi bagian tubuh yang dibuat di North Charleston menjadi lebih rumit.

Boeing memulai produksi pesawat Dreamliner di pabrik non-union North Charleston pada tahun 2011 untuk melengkapi pabrik perakitan akhir di pabrik yang dimiliki bersama serikat buruhnya di Washington. Status nonunion ini memungkinkan Boeing untuk menambahkan kontraktor dalam jumlah yang diperlukan untuk mengatasi masalah lonjakan permintaan.

Selain merekrut pegawai baru, Boeing juga akan menggeser posisi tugas beberapa staf dari pabrik lain untuk membantu pekerjaan di North Charleston. Boeing sendiri memang telah berjuang untuk dapat menarik kontraktor yang berpengalaman untuk membantu pekerjaan mereka dalam waktu cepat.

Langkah ini sangat berbeda dengan yang dilakukan Boeing pada awal tahun lalu ketika mereka mem-PHK ratusan pekerja kontrak dalam upaya menghemat pengeluaran pabrik di North Charleston. Para pekerja kontrak umumnya dibayar lebih mahal dari karyawan staf, tetapi tidak mendapat bonus seperti karyawan staf.

(ja/IC/bl-bbc)

pic:dailymail