“Pesan Tak Berkesan”, Benarkah Selamanya Tidak Berkesan?

(Business Lounge – Sales and Marketing) – Kalau dipikir saat ini, kita sering banget menerima sms atau kadang-kadang broadcast dari BBM atau lainnya mengenai jualan-jualan atau berbagai promosi produk atau jasa. Isinya juga macam-macam yang ditulis, mulai dari tiket murah, jualan racun tikus, promo KTA, promo big sale, bahkan hal-hal yang sepertinya tidak masuk akal, seperti kadang suka ada sms dari orang yang butuh pacar atau sebagainya. Kesal? Ya kadang-kadang. Namun, sepertinya dari pihak pengirim sms, kayaknya mereka tidak perduli soal itu. Mengapa? Karena bagaimanapun mereka tetap menganggap bahwa itu adalah bagian dari pemasaran, yaitu promosi.

Promosi sendiri memang merupakan dari bauran pemasaran (marketing mix) yang mencakup periklanan dan publisitas. Banyak cara orang mempublikasikan produk atau jasa yang dihasilkannya dengan berbagai cara, termasuk juga dengan cara “pesan tak berkesan ini”.

Sebenarnya, jujur kata, memang kesal juga kita tiba-tiba menerima sms seperti misalnya “Ani Parabola. Telp 021-478xxxxx, menerima antena TV, channel bebas iuran, dan lainnya” atau tiba-tiba kita menerima sms mengenai promosi KTA dengan promosi pinjaman tunai senilai 100 juta atau berapalah yang dituliskan dalam sms itu, dan tentu saja banyak contoh “pesan tak berkesan” lainnya yang seringkali menyebalkan ketika kita baca.

Tetapi, kalau dilihat secara pemasaran, promosi yang dilakukan melalui sms maupun broadcast itu bukan merupakan hal yang salah. Namun, mengapa sepertinya banyak pihak “blacklist” dengan sms maupun broadcast? Kuncinya adalah pada kalimat promosi yang tidak tepat, atau mudahnya adalah pemilihan kalimat yang tidak tepat ketika berpromosi.

Ingat, pemilihan kalimat di dalam promosi sangat mempengaruhi dalam promosi. Kalau Anda mengirimkan sms blast ataupun bbm broadcast yang pemilihan katanya tidak menarik dan terkesan seperti “jualan kacang goreng”, sudah pasti jangan harap Anda akan mendapatkan feedback yang baik dari penerima sms maupun bbm.

Selain itu, ingat saja, Anda mengirimkan sms atau bbm broadcast, anggaplah itu sama dengan sales letter namun versi pendek. Sales letter tidak bersifat merayu apalagi menipu. Justru, harus dengan bahasa yang persuasif namun tetap elegan dan membuat pembaca tertarik kepada produk atau jasa yang dipromosikan.

Well, meskipun seringkali memang promosi melalui sms blast atau bbm broadcast dianggap sebagai “pesan tak berkesan” dan beberapa orang sudah melakukan “blacklist” terhadap upaya promosi seperti itu, namun sebenarnya tidak selamanya upaya promosi itu dikatakan “pesan tidak berkesan” jika pemilihan kalimat yang Anda gunakan dalam berpromosi cukup menarik dan tidak seperti jualan kacang goreng. Jika Anda gunakan pemilihan kalimat yang menarik dan elegan dalam promosi melalui sms blast dan bbm broadcast misalnya, bisa saja pesan itu menjadi “berkesan” bagi penerimanya. So, sebenarnya tidak ada salahnya kan jika Anda tetap mencoba berpromosi dengan cara tersebut? Asalkan, ingat kata kuncinya, yaitu gunakan bahasa promosi yang baik, yaitu tentu saja dengan pemilihan kalimat yang elegan, menarik, tetapi berkelas dan tidak seperti jualan kacang goreng atau keripik. Bagaimana? Bisa dicoba kan ? Decide it by yourself !

(fj/ic/bl)

Fanya Jodie :  Executive Editor di Businesslounge.co
Twitter: @FanyaJodie

Foto : webmarketingpros.com