Pemimpin yang ‘Berani” Mengambil Keputusan

(Business Lounge – Leadership)- Dalam menciptakan perubahan dibutuhkan pemimpin yang “berani” mengambil keputusan. Berikut adalah tips untuk mendorong keberanian Anda dalam mengambil keputusan.

1. Dalam setiap kondisi apa pun, yakinkan diri Anda bahwa suatu keputusan harus diambil. Selalu ada risiko dalam hidup ini, dan masa depan adalah milik mereka yang berani dalam menghadapi persoalan dengan gagah, ketimbang mereka yang lari dan bergerilya di belakang.

2. Biasakan dekat dengan masalah. Masalah adalah sesuatu yang harus dihadapi, bukan untuk dihindari. Para filsuf sudah sejak dahulu kala menunjukkan bahwa masalah selalu memberikan arti bagi kehidupan.

3. Selalu bedakan antara orang yang mempunyai masalah besar (who has a big problem) dengan orang yang membuat masalah menjadi besar (who makes a problem big).

4. Kebanyakan kita sering berteriak punya masalah besar atau menuding orang lain punya masalah besar. Yang benar adalah Anda telah bereaksi secara salah terhadap suatu masalah. Dengan cara demikian, Anda telah membuat sebuah masalah “menjadi besar”.

5. Cepat selesaikan suatu masalah sebelum masalah itu tumbuh menjadi besar, menyebar ke mana-mana, dan menjadi musibah.

6. Indentifikasi masalah dengan cepat. Gunakan sistem dan orang-orang yang dapat mengajari Anda. Yang Anda butuhkan bukanlah orang-orang penting, tetapi orang yang mau menyampaikan dengan benar.

7. Terlibat dalam proses. Jangan berpangku tangan, menjadikan diri pemalas. Cobalah terlibat dan benamkan diri anda dalam suatu kegiatan. Dengan berada ditengah-tengah mereka, Anda akan menjadi lebih mengerti dan lebih mudah/berani membuat keputusan.

8. Berfikir positif. Anda sering kali tidak perlu memperbaiki atau mengubah suatu masalah. Yang perlu Anda lakukan adalah mengubah cara pandang atau titik perspektif dimana Anda melihat suatu masalah. Masalahnya bisa saja tetap sama, tetapi dengan berfikir positif, kata Dr. Norman Vincent Peale, Anda bisa merasakan suasana yang berbeda. Dengan suasana yang berbeda, Anda bisa lebih antusias. Antusiasme, kata Hendry Ford, adalah modal penting untuk mengambil keputusan dan menciptakan perubahan.

9. Biasakan membuat rencana tindakan (Action Plan). Salah satu masalah besar yang dihadapi manusia Indonesia adalah tidak terbiasa bekerja dengan rencana. Karena tidak terbiasa berkerja dengan rencana, para pemimpin sering kali tidak menghormati, bahkan cenderung melangkahi rencana-rencana yang dibuat oleh para pengikutnya. Mereka mengatakan dengan rencana, pekerjaan-pekerjaannya justru menjadi terbengkalai.

Rencana tentu saja tidak berdiri sendiri. Sebuah rencana yang baik membutuhkan rencana-rancana tindakan yang di lengkapi dengan pengendalian dan back-up system. Para astronot yang berhasil membawa pesawat ulang-alik menuju ruang angkasa tahu benar betapa sulitnya para engineer membuat pesawat yang sempurna., yang bebas dari segala kemungkinan kerusakan/gangguan (malfunction). Mereka tetap saja tak bisa menciptakan kondisi tingkat kerusakan nol (zero defect). Yang bisa mereka lakukan adalah membuat sebuah back-up system.

Semakin besar suatu perusahaan dan semakin kompleks permasalahn yang dihadapi, dibutuhkan back-up system yang memadai untuk mempercepat proses pengambilan keputusan.

(Rhenald Kasali, Ph.D /IC/BL-MD)

Foto : n2growth.com