Novak Djokovic Berhasil Pertahankan Gelar ATP World Tour Finals

Petenis Novak Djokovic sukses menjadi pemenang di  ATP World Tour Finals. Di babak perebutan gelar juara, dia mengalahkan petenis asal Spanyol Rafael Nadal. Dalam pertandingan yang berlangsung di O2 Arena, London, Selasa (12/11/2013) dinihari WIB, Djokovic memetik kemenangan dua set langsung atas petenis nomor satu dunia itu. Di set pertama, Djokovic menang atas Nadal dengan skor 6-3. Petenis peringkat dua dunia itu  memastikan gelar juaranya setelah mengakhiri set kedua dengan skor akhir 6-4.

Di tahun ini, Djokovic dan Nadal tercatat enam kali berhadapan di turnamen tenis. Djokovic menjadi pemenang di ATP World Tour Finals, China Open, dan Monte Carlo. Sementara di babak final US Open, Nadal yang menjadi pemenang. Petenis 27 tahun itu juga mencatatkan dua kali kemenangan saat berhadapan dengan Djokovic di babak semifinal ajang Roland Garos dan Rogers Cup.

Ini adalah gelar ketiga Djokovic di turnaman tutup tahun yang hanya diikuti delapan petenis terbaik (tunggal dan ganda) dalam satu musim tersebut, setelah 2008 dan 2012. Djokovic adalah petenis ketujuh yang bisa memenangi paling tidak tiga gelar di turnamen ini, sepanjang sejarah, setelah  Roger Federer (6 gelar), Ivan Lendl (5), Pete Sampras (5), Ilie Nastase (4), Boris Becker (3), dan John McEnroe (3).

Djokovic adalah petenis pertama yang bisa menang straight set di semifinal dan final sejak Federer pada 2007. Di Semifinal, Djokovic mengalahkan Stanislas Wawrinka dengan 6-3, 6-3.

Gelar ini adalah yang ketujuh diraih Djokovic tahun ini, setelah Australian Open, Dubai, Monte Carlo Masters, China Open, Shanghai Masters, dan Paris Masters. Tujuh gelar dalam satu musim ini adalah kedua terbaik setelah 2011 saat dia meraih 10 gelar.

Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 22 pertandingan secara beruntun. Petenis 26 tahun ini belum terkalahkan sejak kalah dari Nadal di final US Open, September lalu. Ini adalah rekor terpanjang keduanya sepanjang karier, setelah 43 kemenangan peruntunnya pada 2010-2011.

“Setelah final US Open, saya perlu menenangkan diri, melihat dan menganalisis apa kesalahan saya, terutama untuk pertandingan melawan dia (Nadal), mencoba mengerti apa yang saya perlukan untuk melawan dia.”

“Ada tim dengan banyak orang di sekitar saya yang sangat profesional dan mereka sudah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan permainan saya. Saya rasa hasilnya terlihat, bahwa saya mendapatkan perkembangan yang bagus dalam dua setengah bulan terakhir,” kata Djokovic.

Petenis yang akrab disapa Nole ini mengaku butuh kerja keras untuk bisa mengimbangi Nadal, yang tahun ini bermain fantastis dan sudah mengantongi 10 gelar. Dia katakan bahwa “Kami saling mendorong sampai ke batas dan membuat masing-masing jadi lebih baik. Kami membuat masing-masing harus bekerja lebih keras pada permainan kami, terutama saat kami saling berhadapan. Ini selalu jadi tantangan besar.”

Atas kemenangannya, Djokovic berhak atas hadiah uang senilai 1.923.000 dollar AS (22 miliar rupiah lebih). Sementara Nadal meraih 1.013.000 dolar (sekitar 11,7  miliar rupiah).

(ic/ic/bl)