No Spirit , No Success

(Business Lounge – HR), Semangat seseorang akan membuat termotivasi dalam bekerja. Jaman modern seperti sekarang ini, banyak hal yang membuat orang tidak bersemangat dan sangat kurang motivasi, dan banyak sekali orang yang membutuhkan sentuhan semangat dan motivasi.

Memotivasi orang untuk melakukan pekerjaan yang terbaik secara konsisten, telah menjadi tantangan abadi bagi para eksekutif dan manajer. Bahkan pemahaman tentang motivasi manusia telah menjadi pembahasan bagi para kaum professional. Hal-hal yang membuat orang puas dan termotivasi pada pekerjaannya berbeda-beda. Tanyakan pada karyawan Anda, apa yang membuat mereka bahagia di tempat kerja, maka Anda akan mendengar, bahwa mereka bicara tentang gaji yang tidak memadai atau lingkungan kerja tidak nyaman, ada juga yang karena peraturan dan kebijakan yang menahan mereka untuk berkembang atau kurangnya fleksibilitas pekerjaan dan kebebasan. Jadi faktor lingkungan dapat menurunkan motivasi seseorang dalam bekerja , tetapi jika factor-faktor lingkungan dikelola dengan baik , akan memotivasi orang untuk bekerja lebih keras atau lebih pintar.

Ternyata orang-orang termotivasi oleh pekerjaan yang menarik, penuh tantangan dan tanggung jawab yang semakin bertambah. Orang-orang memiliki kebutuhan mendalam untuk adanya peningkatan diri dan prestasi.

Apa yang kita maksud dengan motivasi? Ini didefinisikan sebagai kecenderungan untuk berperilaku dengan cara yang bertujuan untuk mencapai tertentu, kebutuhan yang tak terpenuhi dan kemauan untuk mencapai, dan kekuatan batin yang mendorong individu untuk mencapai tujuan pribadi dan organisasi. Dan mengapa kita memerlukan karyawan yang memiliki motivasi tinggi? Jawabannya adalah bertahan hidup. Memotivasi karyawan diperlukan di tempat kerja kita yang berubah dengan cepat, dan efektif, setiap manajer perlu memahami itu dan melakukan sesuatu tentang hal itu.

Manajer yang mencoba untuk meningkatkan motivasi harus memenuhi beberapa aspek. Praktek terbaik perusahaan yang memiliki sistem reward berdasarkan kinerja, dengan mengembangkan budaya perusahaan berdasarkan persahabatan, dan pekerjaan-pekerjaan yang bermakna dan menumbuhkan rasa kontribusi terhadap organisasi. Dan akhirnya perusahaan harus merestrukturisasi kepemimpinan mereka dengan pendekatan untuk meningkatkan transparansi dari semua proses, menjamin keadilan melalui organisasi dan membangun kepercayaan dan keterbukaan dengan semua orang.

Apakah Yang Boleh Meningkatkan semangat Pekerja?

1. Pastikan sistem dan prosedur kerja berkesan dan senang difahami. Contoh: Semua pekerja termasuk pekerja baru perlu diberitahu sejelas-jelasnya mengenai tugas-tugas yang harus dibuat dan prosedur untuk melakukannya.

2. Sistem insentif perlu dihubungkan dengan prestasi pekerja.

3. Pastikan ada jalinan saluran komunikasi . Setiap pengurus dan penyelia perlu dilatih menggunakan cara efektif dalam komunikasi dengan pekerja bawahan agar dapat membantu mewujudkan suasana harmoni di dalam pekerjaan.

4. Buat perancangan program latihan dan pembangunan pekerja yang tepat, mencukupi dan secara menyeluruh. Kenal pasti objektif-objektif latihan dan pembangunan yang perlu dicapai. Pekerja yang mahir dalam menjalankan tugasnya akan menjadi lebih bermotivasi.

5. Pastikan gaya dan cara kepimpinan di dalam organisasi dan budaya korporat dapat membantu meningkatkan motivasi pekerja.

6. Tangani masalah peribadi pekerja mengikut cara yang telah diterima sebagai efektif.

Walau bagaimanapun, latar belakang pekerja, kepribadian, falsafah hidupnya dan sebagainya boleh menghalang pekerja berkenaan untuk memperbaiki prestasinya. Namun bila dikelola dengan baik, factor-faktor lingkungan tersebut , semuanya itu dapat menunjang motivasi dalam diri seorang karyawan, yang ujungnya memajukan perusahaan dan pribadi karyawan yang bersangkutan. Kalau Anda tidak punya semangat, maka pintu tertutup untuk sukses, dan terbuka untuk kegagalan. Juga didalam suatu kantor, semangat bekerja dan motivasi adalah hal yang sangat penting agar perusahaan tersebut hidup dan berkembang.

(ir/ic/bl)