Jakarta Marathon 2013, Promosikan Kota Jakarta

(Businesslounge – World News) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menggelar Jakarta Marathon 2013 pada hari Minggu kemarin. Lomba lari sejauh 42,195 kilometer ini  diikuti oleh sekitar 10.000 pelari dari berbagai negara.

Mereka telah mulai berlari pada pukul 05.00 WIB pagi. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono memiliki alasan mengapa para pelari elite nasional dan internasional ini mulai berlari di waktu Subuh.  Para pelari ini  dihadapkan faktor cuaca. Saat ini cuaca Jakarta masuk masa peralihan dari panas ke hujan dan udaranya cenderung kering

Hal tersebut menjadi kelemahan para pelari mancanegara yang terbiasa dengan suhu sedang. Inilah yang menjadi salah satu alasan, mengapa lomba lari tersebut sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIB pagi. Waktu tempuh para pelari internasional ini diperkirakan sekitar 90-120 menit. Sehingga, pada pukul 06.30 WIB atau maksimal pukul 07.00 WIB, pelari elite internasional itu telah mencapai garis finish.

Tak mengherankan apabila Jakarta Marathon 2013 ini diminati oleh para pelari dari seluruh penjuru dunia. Bagaimana tidak? Mereka, para pemenang akan mendapatkan hadiah yang cukup menggiurkan.

Pemprov DKI saja menyumbang sebanyak Rp 2 miliar dan Rp 480 juta untuk total hadiah. Pemenang pelari dari Indonesia mendapatkan 5.000 dolar AS. Sedangkan pelari elite internasional  mendapatkan hadiah sebesar 40.000 Dolar Amerika.

Pelari asal Kenya, William Chebor (31), berhasil memenangkan lomba lari Jakarta Marathon untuk kategori 42,195 km yang digelar di lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Minggu (27/10/2013). William berhasil membukukan catatan waktu 2 jam 14 menit 30 detik. Atas kemenangannya itu, pelari dengan nomor urut 7 itu berhak atas hadiah sebesar 40.000 dollar AS.

Pelari Kenya, Chebor William Chebon, menyentuh garis finis pertama dalam ajang lomba lari, Mandiri Jakarta Marathon 2013, kategori putra Full Marathon, di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (27/10)

Posisi kedua ditempati Stephen Tum (27), pelari asal Kenya, dengan catatan waktu 2 jam 15 menit 35 detik. Di urutan ketiga ditempati Chelimo Kipkemoi (2.17.06). Keduanya berhak atas hadiah sebesar 20.000 dollar AS.

Jokowi menyampaikan bahwa event seperti ini bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan kota Jakarta, terutama sebagai kota pariwisata melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga. Menurut Jokowi, selanjutnya akan diadakan evalusi terkait penyelenggaraan Jakarta Marathon bersama seluruh pihak terkait. Mereka  ingin lihat bagaimana efek dari penyelenggaraan event olahraga semacam ini. Kalau memang bagus, maka akan diteruskan, akan diadakan lagi tahun depan dan dijadikan event rutin tahunan.

Ribuan orang hadir memadati lapangan Monas pada hari Minggu kemarin. Kegiatan Jakarta Marathon 2013 terdiri dari beberapa kategori, yakni lima kilometer, sepuluh kilometer, half marathon (21 kilometer), dan full marathon (42 kilometer), serta Maratoonz yang dikhususkan untuk anak-anak.

(IC/IC/BL)