Fungsi dari Seorang Pemimpin

(Business Lounge – Leadership) – Kita tahu bahwa ada begitu banyak orang yang ingin menjadi pemimpin. Tidak masalah berapa banyak orang ingin jadi pemimpin yang terpenting, karena ada banyak aspek didalam kehidupan kita yang membutuhkan orang-orang yang ahli di bidangnya . Sekarang pertanyaan apakah anda tahu apa fungsi atau tugas pokok untuk menjadi seorang pemimpin yang baik?
Tugas pokok dari seorang pemimpin yaitu dapat menjalankan fungsinya dengan baik seperti merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengawasi,memotivasi dan sebagainya.

Berjalannya fungsi seorang pemimpin, tergantung bagaimana pemimpin dapat menggerakkan orang-orang yang dipimpinnya karena seorang pemimpin tidak dapat bekerja seorang diri. Agar orang-orang yang dipimpin mau bekerja secara efektif, seorang pemimpin di samping harus memiliki inisiatif dan kreatif harus selalu memperhatikan hubungan manusiawi. Secara lebih terperinci tugas-tugas seorang pemimpin meliputi: pengambilan keputusan menetapkan sasaran dan menyusun kebijaksanaan, mengorganisasikan dan menempatkan pekerja, mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan baik secara vertikal (antara bawahan dan atasan) maupun secara horisontal (antar bagian atau unit), serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan.

Secara umum fungsi kepemimpinan adalah sebagai berikut :

1) Pemimpin adalah koordinator atas berbagai kegiatan kelompok. Dia bertanggung jawab untuk pelaksanaan kebijakan.
2) Seorang pemimpin diharapkan menjadi sumber informasi yang tersedia dan keterampilan.
3) Pemimpin harus menjadi pengendali dalam kegiatan kelompok.
4) Pemimpin merupakan frame dan merumuskan tujuan kelompok dan kebijakan.
5) Seorang pemimpin berfungsi sebagai contoh untuk kelompok sebagai bagaimana mereka harus dan bagaimana mereka harus melakukannya.
6) Pemimpin dipandang sebagai figur ayah kepada siapa memandang kelompok untuk identifikasi untuk transmisi untuk rasa tunduk.
7) Pemimpin berfungsi sebagai ideolog bagi kelompok, juga sumber keyakinan bagi kelompok
anggota.
8) Seorang pemimpin berfungsi sebagai perencana tentang cara dan sarana yang kelompok bisa mencapai tujuan.
9) Seorang pemimpin adalah wakil kelompok untuk kelompok lain untuk relasi eksternal dan
komunikasi.
10) Seorang pemimpin memiliki kekuatan untuk memberikan penghargaan atau hukuman kepada anggota kelompok untuk pekerjaan mereka apa pun yang sesuai untuk kelancaran fungsi kelompok.
11) Seorang pemimpin juga berfungsi sebagai target untuk agresi kelompok kelompok frustrasi dan kecewa untuk para anggota. Seorang pemimpin adalah target penguatan positif maupun negatif juga.
12) Untuk memberikan perhatian bijaksana untuk kebutuhan orang untuk hubungan yang memuaskan, untuk mengarah ke dalam suasana ramah yang nyaman dan tempo kerja.
13) Pemimpin harus siap tersedia untuk semua karyawan sehingga membentuk efektif bawahan-unggul hubungan.

Menurut William R. Lassey dalam bukunya Dimension of Leadership, menyebutkan dua macam fungsi kepemimpinan, yaitu :

1. Fungsi menjalankan tugas

Fungsi ini harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Yang tergolong fungsi ini adalah :

a. Kegiatan berinisiatif, antara lain usul pemecahan masalah, menyarankan gagasan – gagasan baru, dan sebagainya.
b. Mencari informasi, antara lain mencari klasifikasi terhadap usul – usul atau saran serta mencari tambahan informasi yang diperlukan.
c. Menyampaikan data atau informasi yang sekiranya ada kaitannya dengan pengalamannya sendiri dalam menghadapi masalah yang serupa.
d. Menyampaikan pendapat atau penilaian atas saran – saran yang diterima.
e. Memberikan penjelasan dengan contoh – contoh yang lebih dapat mengembangkan pengertian.
f. Menunjukkan kaitan antara berbagai gagasan atau saran-saran dan mencoba mengusulkan rangkuman gagasan atau saran menjadi satu kesatuan.
g. Merangkum gagasan-gagasan yang ada kaitannya satu sama lain menjadi satu dan mengungkapkan kembali gagasan tersebut setelah didiskusikan dalam kelompok.
h. Menguji apakah gagasan-gagasan tersebut dapat dilaksanakan dan menilai keputusan-keputusan yang akan dilaksanakan.
i. Membandingkan keputusan kelompok dengan standar yang telah ditetapkan dan mengukur pelaksanaannya dengan tujuan yangb telah ditetapkan.
j. Menentukan sumber-sumber kesulitan, menyiapkan langkah-langkah selanjutnya yang diperlukan, dan mengatasi rintangan yang dihadapi untuk mencapai kemajuan yang diharapkan.

2. Fungsi pemeliharaan.

Fungsi ini mengusahakan kepuasan, baik bagi pemeliharaan dan pengembangan kelompok untuk kelangsungan hidupnya. Yang termasuk fungsi ini antara lain :

a. Bersikap ramah, hangat dan tanggap terhadap orang lain, mau dan dapat memujiorang lain atau idenya, serta dapat menerima dan menyetujui sumbangan fikiran orang lain.
b. Mengusahakan kepada kelompok, mengusahakan setiap anggota berbicara dengan waktu yang dibatasi, sehingga anggota kelompok lain berkesempatan untuk mendengar.
c. Menentukan penggunaan standar dalam pemilihan isi, prosedur dan penilaian keputusan serta mengingatkan kelompok untuk meniadakan keputusann yang bertentangan dengan pedoman kelompok.
d. Mengikuti keputusan kelompok, menerima ide orang lain, bersikap sebagai pengikut/pendengar sewaktu kelompok sedang berdiskusi dan mengambil keputusan.
e. Menyelesaikan perbedaan-perbedaan pendapat dan bertindak sebagai penengah untuk mengkonfirmasikan pemecahan masalah.

Dalam perusahaan korporat yang lebih stabil dan formal, semua fungsi kepemimpinan yang mungkin diperlukan. Tujuan kelompok memainkan peran penting dalam menentukan fungsi utama dari pemimpin. Fungsi yang paling penting dari pemimpin adalah untuk menjaga kelancaran saluran komunikasi di antara anggota kelompok dan pemimpin. Namun komunikasi yang efektif adalah proses bersama antara pemimpin dan anggota kelompok.

5 kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin:

1) Seorang pemimpin tidak seharusnya melakukan pilih kasih dan diskriminasi di antara anggota kelompok berdasarkan pribadi atau suka dan tidak suka.
2) Seorang pemimpin tidak seharusnya membuat anggota lain dari kelompok merasa rendah diri dan seperti pamer bahwa dia tahu lebih banyak dari mereka dan lebih berpengetahuan.
3) Seorang pemimpin tidak seharusnya menghukum setiap anggota kelompok di depan anggota yang lain tetapi harus diberitahu secara pribadi.
4) Seorang pemimpin tidak harus mendasarkan tindakannya pada kenyataan bahwa dia berada pada posisi yang lebih unggul, namun harus adil dalam tindakannya.
5) Seorang pemimpin tidak seharusnya memberikan perintah berlebihan dan harus juga ingat perintah itu diberikan untuk menghindari kebingungan dan konflik dalam kelompok.

Kepemimpinan juga telah didefinisikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan perubahan yang berarti. Peran pemimpin adalah bagaimana menjalankan manajemen perubahan dan melakukan kontrol didalamnya.

Cara terbaik untuk mendefinisikan kepemimpinan adalah dalam hal apa yang para pemimpin lakukan, bukan apa yang dipimpin oleh pemimpin. Kolaborasi antara atasan dan bawahan adalah kondisi yang diperlukan untuk mencapai tujuan integrasi. Kadang ada sebagian dari anggota kelompok yang tidak memiliki beban yang sama, visi yang sama, perhatian yang sama, dapat menimbulkan adanya pertanyaan-pertanyaan seperti: Apa untungnya bagi saya? Apakah cocok untuk saya? Dapatkah saya membuat dampak? Apakah itu berarti apa-apa? Dapatkah saya mengekspresikan diri? Oleh sebab itu ada yang harus menjadi semacam hubungan pribadi yang memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik. Disinilah kita akan melihat apakah fungsi seorang pemimpin dapat bekerja dengan baik atau tidak.

(Ovita/IC/BL)

pic : brillianceactivator