Red Bull : Sukses Menerbangkan Brand

(Business Lounge – Marketing) Strategy branding dari Red Bull dianggap sebagai salah satu yang paling jeli dan sukses, dimana Red Bull mampu memasang sayap untuk brand-nya sehingga terbang tinggi dan menjadi perhatian banyak orang.

Red Bull Stratos

red_bull_stratos1
Foto : You Tube screen shot

 

Seperti kejutan bagi para penggemar olah raga ektrim dimana pada hari Minggu, 14 Oktober 2012, Feliz Baumgartner seorang skydiver dari Austria memecahkan record terjun bebas dari luar angkasa, dengan ketinggian 29 kilometer terjun dari kapsul balon udara di New Mexico, Amerika Serikat. Baumgarnter mampu menembus kecepatan suara mencapai 1.357,64 km/jam, menjadi manusia pertama tercepat tanpa menggunakan mesin. Viral Video dari proyek Red Bull Stratos ini telah disaksikan oleh lebih dari 34 juta pemirsa di youtube.

Red Bull Flugtag

A participant attempts to control his craft during the Red Bull Flugtag Russia 2013 competition on the outskirts of Moscow
Seorang peserta berusaha mengendalikan kendaraannya saat mengikuti kompetisi Red Bull Flugtag Rusia 2013 di pinggiran kota Moskow, Minggu (28/7). ANTARA FOTO/REUTERS/Maxim Shemetov

 

Flugtag yang artinya adalah air show, merupakan pertunjukan bagaimana seorang manusia bisa terbang yang sudah dimulai tahun 1992 di Vienna, Austria, kemudian diselenggarakan di berbagai kota di seluruh dunia, dengan pengunjung lebih dari 300.000 per pertunjukan. Semangat yang dinilai dari flugtag ini bukan saja jauhnya jarak terbang yang berhasil ditempuh, namun juga kreatifitas design dari alat terbangnya yang harus homemade, juga bagaimana kerjasama team menampilkan pertunjukan terbang ini.

Red Bull Soapbox Race

Red Bull Formula One driver Sebastian Vettel takes to the air during a soapbox fun race in Herten
Juara dunia Formula Satu dari tim Red Bull, pebalap Jerman Sebastian Vettel, melambung ke udara saat balap kotak sabun di Herten, Jerman, Minggu (14/7). ANTARA FOTO/REUTERS/Wolfgang Rattay

 

Soapbox adalah pertandingan kreatifitas balap mobil kotak sabun, yaitu mobil tidak bermesin yang diluncurkan dari ketinggian, penilaian bukan saja kecepatan hingga mencapai garis finish, namun juga kreatifitas design dari mobil balapnya yang bisa berbentuk apapun.

Red Bull Value

Sebenarnya value apa yang diangkat Red Bull untuk melakukan terobosan pada brandingnya ?
Red Bull adalah minuman kafein yang tidak ubahnya dengan minum secangkir kopi, tapi Red Bull membungkusnya dengan sebuah kaleng berisi minuman berenergi. Red Bull brand memberi janji, bahwa dengan sekaleng minuman berenergi ini maka akan meningkatkan performa, kecepatan reaksi, kewaspadaan bahkan kesejahteraan.

Bagaimana menceritakan brand ini ditengah persaingan minuman yang sejenis dengannya dengan konotasi yang mirip pula, seperti Monster, Gatorade, Coca Cola dan merek-merek lainnya. Sebagai jawaban untuk mengungkapkan janji dari Red Bull, maka dilakukan sejumlah sponsorship pada peristiwa-peristiwa yang melibatkan manusia-manusia dengan kemampuan fisik unggul, melakukan aksi-aksi yang ekstrim yang tidak bisa dilakukan oleh orang kebanyakan.
Red Bull telah menghabiskan banyak sponsorship mulai dengan Formula 1, Rally, Motor Car Race, Air Race, Soccer Team, dll.

Bukan Hanya Manusia Super

Namun kejelian Red Bull juga menjembatani bukan hanya manusia super yang menjadi hebat dengan sekaleng Red Bull ini, tetapi juga melakukan sponspor pada kegiatan ektrem yang bercampur kreatifitas dan humor rakyat seperti yang dilakukan untuk Flugtag dan Soapbox Race.

Di sini Red Bull memberi konotasi kreatifitas, berani, kompak dan semangat menjadi juara, namun yang dipentingkan di dalam membangun citra ini adalah banyaknya team, banyaknya penonton dan kegembiraan bersama. Hal ini membuat Red Bull bukan minuman impian yang bisa dinikmati hanya oleh manusia super, tetapi oleh seluruh manusia yang kreatif, berani dan ingin menjadi juara.

Menyebarkan Kegembiaran dan Idola

Terobosan dari Red Bull, bukan hanya kegembiraan yang terjadi pada peristiwa kejuaraan yang disponsorinya dinikmati hanya oleh penonton setempat, namun dibuat menjadi sebuah video yang kemudian menyebar diantara penggemar olah raga ekstrim yang diidolakan oleh masing-masing penggemarnya.

Perpaduan sponsorship dan penyebaran melalui video membuat brand Red Bull seperti diberi saya untuk terbang tinggi menjangkau banyak sekali para pelanggan yang memang memiliki idola ekstrim yang digemarinya, sehingga setiap kali melihat olah raga tersebut maka citra Red Bull selalu terangkat.

Beberapa keunggulan strategy Red Bull dalam “Crowd Branding” ini, sebagai berikut :

Identifikasi idola apa yang menjadi kesukaan pelanggan anda ?
Red Bull secara konsisten dengan pengalaman panjangnya mengenali kesukaan dari para peminum minuman energy adalah olah raga yang esktrem, kreatif dan membuat gembira. Untuk mengidentifikasi ini tidak bisa hanya bersifat responsive tetapi harus secara aktif mencari tahu apa yang menjadi kesukaan pelanggan.

Kesukaan pelanggan itu harus tercermin pada produk anda.
Red Bull berhasil memberi citra pada produknya, bahwa minuman ini memberi energy, konsentrasi, peningkatan performa untuk meraih akitifitas yang memerlukan keahlian fisik.

Bentuk komunitas kesukaan yang menjadi citra produk anda.
Red Bull membentuk komunitas dari para pecinta olah raga ekstrem, kreatif dan memerlukan keberanian dengan memberi sponsor pada peristiwa pertandingan dan membuat para juara-nya menjadi idola para komunitas olah raga tersebut. Tentunya bicara Feliz Baumgartner – skydiver, Sebastian Vettel – Formula 1, tidak bisa dilepaskan dari Red Bull.

Buat kesukaan pelanggan tersebut menjadi sayap brand anda.
Para pecinta flugtag atau soapbox race, dengan senangnya menciptakan kreasi-kreasi baru yang akan dipertandingkan pada peristiwa pertandingan berikutnya, dimana kreatiftias dari para pecinta olah raga ini dengan sendirinya menjadi kreatifitas dari Red Bull, sehingga para pecinta olah raga ini menjadi sayap yang membuat brand Red Bull terbang tinggi.

(KN/KN/BL)