Milikilah Harapan dan Impian dalam Hidup!

(Business Lounge – Inspiration) – Mungkin anda pernah mendengar dalam dunia hiburan, ada satu istilah yang cukup terkenal, yaitu Club 27. Ini adalah sebuah daftar musisi dunia yang tewas di usianya yang ke-27. Secara kebetulan, banyak musisi dunia yang bunuh diri di usia ke-27. Sebut saja Jimi Hendrix, Kurt Cobain, Amy Winehouse. Beberapa mengalami kecelakaan. Tetapi jumlah yang tewas karena bunuh diri dan disebabkan overdosis obat juga cukup mengherankan.

Mengapa mereka bunuh diri? Jika kita lihat track record mereka, justru kebanyakan berada dalam karier yang bagus saat mereka bunuh diri. Sebuah analisis menyebutkan bahwa depresi merupakan salah satu faktor penyebab. Selain itu dalam analisis yang sama, disebutkan bahwa orang yang cenderung bunuh diri, sebenarnya membutuhkan pertolongan (untuk masalah mereka), tetapi mereka tak kunjung mendapatkannya. Umumnya mereka merasa stress, depresi, dan takut akan masa depan, dan membutuhkan pertolongan. Dengan melihat akan apa yang terjadi ketika seseorang menjadi depresi, maka mulailah hidup anda dengan memiliki harapan dan masa depan.
summer04
Berbicara mengenai masa depan, tentulah yang terbayang di benak anda adalah impian, harapan, dan cita-cita. Beberapa orang memiliki cita-cita yang sangat tinggi, sampai terkesan tidak realistis. Beberapa juga memiliki cita-cita yang biasa saja, mengambil “jalan aman”, berharap semua baik-baik saja. Sah-sah saja sebenarnya. Tetapi yang paling menyedihkan adalah jika kita tidak memiliki cita-cita dan harapan sama sekali dalam hidup kita. Tidak memiliki harapan, tidak memiliki impian untuk masa depan. Lalu untuk apa anda hidup jika tidak ada secuil pun cita-cita dan harapan?

Oleh karena itu, tetaplah memiliki harapan dan impian. Bahkan seringkali dikatakan raihlah cita citamu setinggi langit! Jangan Anda melangkah tanpa memiliki harapan. Karena dengan harapan akan memacu anda untuk dapat mencapainya. Dengan impian maka Anda akan tahu berapa kekuatan yang Anda harus miliki untuk Anda sampai pada impian itu. Sudah cukup contoh dari kisah di atas, sekarang bagian Anda adalah miliki harapan dan impian dalam hidup Anda!

(Endah Caratri/IC/BL)