(Business Lounge – Business Today) – Jika Anda merupakan penggemar produk Samsung, mungkin rasanya kurang lengkap jika Anda belum mengetahui TV layar lengkung seharga sekitar 129 juta yang dikeluarkan oleh Samsung ini. Samsung Electronics Co telah membangun rasa penasaran konsumen akan TV OLED selama bertahun-tahun. Namun Kamis ini, perusahaan Korea Selatan itu secara resmi menjual TV layar lengkung tersebut dengan harga $13 ribu per unit atau sekitar Rp129 juta.

Menurut pengamat, konsumen harus menunggu lebih dari dua tahun sebelum harga TV OLED menjadi lebih murah, mengingat tingginya ongkos produksi dan keterbatasan teknologi dalam proses pembuatannya. Samsung bukan satu-satunya pembuat TV OLED. Rival senegaranya, LG Electronics Inc, telah merilis model 55 inci di pasar. Perusahaan asal Jepang Sony Corp juga telah berinvestasi dalam teknologi OLED selama bertahun-tahun, meski hingga kini belum menjual TV OLED layar lebar.

Samsung mengatakan akan mulai menjual TV lengkung berteknologi OLED dengan layar 55 inci hari ini di 20 toko di negara asalnya, Korea Selatan.

Layar OLED (organic light emitting diode) sangat tipis dan ringan karena tidak memakai backlight seperti layar kristal cair (LCD). OLED juga lebih hemat energi.

Samsung dan LG sama-sama memamerkan purwarupa TV dengan layar tipis dan lengkung ini pada ajang Las Vegas Consumer Electronics Show 2013. Namun upaya pemasaran LG atas TV OLED buatannya lebih kencang ketimbang Samsung. LG mengatakan TV OLED produksi mereka dihargai 15 juta won Korea per unitnya, atau kira-kira Rp129,5 juta.

Samsung belum mengumumkan kapan negara-negara di luar Korea Selatan akan mulai bisa menikmati TV OLED-nya, yang sudah diumumkan oleh Samsung sejak lebih dari satu tahun lalu.

LG Display Co, pemasok layar untuk LG Electronics, pada April mengatakan tengah berusaha menaikkan margin produksi layar untuk TV ini. Pengamat memprediksi Samsung Display Co, pemasok layar bagi Samsung, juga sedang mengambil langkah serupa.

Menurut Samsung, panel layar lengkung di TV OLED menawarkan “kedalaman gambar yang ditampilkan untuk mendapat pengalaman menonton yang lebih nyata.” Kedalaman seperti ini tidak dimiliki oleh TV layar datar konvensional, kata perusahaan itu. Samsung mengklaim menonton layar lengkung lebih nyaman bagi mata manusia, karena jarak antara penonton dengan hampir semua bagian layar selalu sama. Bagaimana? Anda tertarik membelinya?

(FJ/FJ, BL-WSJ)

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.