Bagaimana Memilih Antara Pertumbuhan Dan ROIC

(Business Lounge – Finance) – Eksekutif yang berwawasan nilai mengetahui bahwa meskipun pertumbuhan itu bagus, return on invested capital (ROIC) dapat sama atau mungkin lebih penting bagi penciptaan nilai. Seorang eksekutif pada perusahaan yang terbaik biasanya bergulat dengan keputusan stratejik dengan tujuan untuk mencapai keseimbangan antara tingkat pertumbuhan dan imbal hasil.

Eksekutif dengan perusahaan yang menghasilkan tingkat imbal hasil yang cukup besar tentunya tidak akan membiarkan imbal hasil mereka turun dalam rangka percepatan pertumbuhan. Sebaliknya, kita akan melihat eksekutif pada perusahaan dengan imbal hasil yang rendah akan bekerja untuk mengejar pertumbuhan dibandingkan meningkatkan ROIC.

Perusahaan besar dapat menemukan kesusahan untuk bertumbuh tanpa mempertahankan imbal hasil yang sudah ada. Lebih jauh, banyak eksekutif menyesuaikan untuk melihat pertumbuhan dan peningkatan/penurunan imbal hasil manakala kondisi pasar berubah. Sebagai hasilnya, para pengambil keputusan mungkin ragu-ragu untuk mengubah arahan stratejik karena takut akan penerimaan pasar.

Untuk mengerti secara lebih baik, bagaimana nilai diciptakan sepanjang waktu, adalah pada contoh kasus sebagai berikut, identifikasi pada semua perusahaan non keuangan di Amerika Serikat yang mempunyai kapitalisasi pasar lebih dari $2 miliar pada tahun 1995 dan telah terdaftar paling lama setahun ditemukan bahwa terdapat plola interaksi diantara dua pengukuran. Pola ini akan membantu menciptakan nilai bagi kinerja perusahaan.

Bagi perusahaan yang telah memiliki ROIC yang tinggi, peningkatan pendapatan akan lebih cepat dari penciptaan pasar yang lebih tinggi. Penemuan ini tidak berarti bahwa perusahaan dengan ROIC yang tinggi dapat mengabaikan efek pertumbuhan pada profitabilitas dan imbal hasil pada dana. Tetapi eksekutif juga mempunyai kebebasan untuk berinvestasi demi pertumbuhan hanya jika ROIC dan profitabilitas mengalami pengikisan – sejauh mereka dapat mempertahankan pada level ROIC atau melebihi medium.

Perusahaan yang berada pada pertengahan skala ROIC tidak mempunyai kebebasan untuk membiarkan kinerja mereka jatuh. Untuk perusahaan ini, peningkatan ROIC tanpa mempertahankan tingkat pertumbuhan atau menghasilkan pertumbuhan pada tingkat biaya dibawah ROIC biasanya menghasilkan kinerja dibawah pasar. Pada banyak kasus, penghargaan pasar terhadap perusahaan tersebut, dimana tingkat imbal hasil berada diatas, hanya terjadi manakala mereka mempertahankan pertumbuhan dan meningkatkan ROIC.

Manakala, industri mencapai tingkat pendewasaan dan konsolidasi, perusahaan menemukan bahwa hal itu tidak memungkinkan untuk mencegah pertumbuhan yang lambat dan di waktu yang sama menekan tingkat margin. Manakala perusahaan tidak dapat menemukan kesempatan untuk bertumbuh atau meningkatkan returns on investment, eksekutif akan lebih baik memperlakukan shareholder melalui pernjualan/penyerahan perusahaan kepada pemilik yang dapat mengasilkan pertumbuhan lebih tinggi atau mengembalikan kepada shareholder melalui pembelian saham kembali.

(Artikel disarikan dari Bin Jiang konsultan McKinsey’s New York office)