(Business Lounge – HR) – Ketika perusahaan mengadakan inovasi maka HR ikut bertanggung jawab di dalamnya, HR jangan berpikir itu bukan bagiannya. Karena HR terlibat menyiapkan program-programnya termasuk reward yang mendukung program tersebut. HR bukanlah second class dalam sebuah perusahaan, melainkan memiliki tugas penting untuk mengatur sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung tujuan perusahaan. Terlebih lagi jika sumber daya manusianya mampu memberikan ide dan menciptakan inovasi yang menguntungkan perusahaan, HRD berkewajiban memperhitungkan reward bagi karyawan tersebut sehingga memacunya untuk kreatif menggembangkan perusahaan.

HR membantu mensosialisasikan setiap perubahan yang ada karena belum tentu setiap karyawan dapat menerima inovasi yang dibuat atau membuat training-training yang mendukung inovasi tersebut. Dan jika dirasa perlu bahwa kemampuan karyawan yang ada saat ini masih jauh mendukung inovasi tersebut maka pihak HR dapat merekrut orang-orang yang kompenten di bidang tersebut. HR mengevaluasi para karyawan yang mengisi jabatan tertentu sehingga orang yang paling tepatlah yang menduduki jabatan tersebut.

Sehingga diharapkan HR sendiri harus mengupgrade dirinya menghadapi inovasi yang terjadi. Misalnya saja :
1.HR seorang yang rapih, rapih mengelola data-data karyawan sehingga ketika dibutuhkan karyawan yang kompeten untuk mendukung inovasi tersebut HR segera dapat memberikan data yang dibutuhkan. Atau HR sendiri yang merekomendasikan karyawan yang sesuai dengan harapan managemen untuk mendukung inovasi tersebut. Dan HR sendiri rapih menjaga kerahasiaan informasi.

2.HR seorang yang multitasking, mampu menangani karyawan, mampu menangani klaim-klaim yang harus ditangani, dan pada waktu berikutnya mampu memberikan strategi yang dibutuhkan untuk menjadi masukan bagi pengembangan perusahaan. Dalam arti dengan cepat mampu menghandle tugas-tugas yang ada.

3.HR mampu menjadi penengah atau bersikap netral antara managemen dan karyawan. Dapat menjadi pendengar yang baik bagi pendapat karyawan tetapi juga mampu mengemukakan dengan baik pendapatnya kepada managemen. Juga mampu menyampaikan dengan baik setiap perubahan yang terjadi tanpa menimbulkan reaksi akibat perubahan tersebut dan sekalipun ada rekasi yang terjadi maka pihak HR mampu mengatasinya dengan baik. Dalam hal ini dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik. Mampu membentuk tim kerjasama yang baik.

4.HR memiliki kapasitas yang besar, mampu mengakomodir kebutuhan karyawan, mampu merancang skema penggajian yang baik, mampu memberi masukan pelatihan apa yang dibutuhkan untuk menunjang inovasi bisnis.

SN/rp/BL

pic:smeadvisor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.