Talent Management Seharusnya Tetap Jadi Fokus Penting di Masa Krisis

(The Manager’s Lounge – Leadership) – Krisis ekonomi global menuntut organisasi untuk berubah, salah satunya adalah dalam strategi dan focus. Perubahan diperlukan dalam mendukung keberlangsungan organisasi serta mempertahankan daya saing. Menurut survey terbaru, focus dari para pemimpin bisnis mengalami pergeseran dari growth dan talent management menjadi efisiensi untuk memangkas biaya.

Survei Pulse of Leaders yang dilakukan oleh Personnel Decisions International (PDI) menunjukkan bahwa terjadi pergeseran dari hasil studi tahun 2006-2008 dengan studi kali ini, yang diselenggarakan mulai Desember 2008 hingga Januari 2009. Jika pada studi-studi sebelumnya yang menjadi focus utama adalah pertumbuhan pendapatan serta talent management, kini justru talent management menempati posisi terbawah. Survei ini melibatkan 500 responden yang terdiri dari para pemimpin bisnis: 63 dari Amerika Utara, 26% dari Eropa, 9% dari Asia Pasifik dan 2% wilayah lainnya.

Survei tersebut menunjukkan bahwa yang dianggap sebagai tantangan bisnis utama yang dihadapi oleh para pemimpin bisnis adalah tekanan untuk memangkas biaya (82.95%), serta anjloknya pasar modal (54.36%). Sementara itu, masalah talent management, berupa kekurangan talent ataupun tiadanya pemimpin pada area penting hanya memperoleh porsi terkecil, yakni 5.3%.

Fokus utama dari para pemimpin bisnis yakni pada efisiensi biaya serta pasar modal memang wajar. Namun yang perlu dicermati adalah talent management yang memperoleh porsi terkecil. Seharusnya, meskipun di tengah masa krisis, talent management tetap perlu untuk mendapatkan perhatian yang cukup.

Talent management merupakan jantung dari organisasi, sehingga setidaknya perlu mendapatkan perhatian yang cukup besar. Talent management merupakan cara-cara yang dilakukan perusahaan dalam memperoleh atau mempertahankan talent yang terbaik bagi organisasi mereka. Talent management di tengah krisis seharusnya tetap penting, karena dengan talent yang mumpuni maka perusahaan akan punya kinerja dan daya saing yang baik. Tanpa ada talent management yang baik, maka bagaimana perusahaan dapat memantapkan kinerja di tengah krisis? Etos kerja dan produktivitas karyawan berpotensi untuk menurun, sehingga pada akhirnya mengancam kinerja dan daya saing bisnis.

Menurut Vibiz Consulting, meskipun di masa krisis efisiensi menjadi focus utama bisnis, namun talent management tetap tidak boleh dilupakan begitu saja. Talent management merupakan strategi penting dalam mendukung kinerja dan daya saing organisasi, terutama ketika sedang menghadapi krisis.
(Rinella Putri/SK/TML)