Jangan Keliru, Anda dapat Menentukan Gaji Anda Sendiri!

(Business Lounge – HR) – “Berapa gaji yang Anda inginkan?” Ini adalah pertanyaan standard yang pasti diajukan pada saat proses rekruitmen. Pertanyaan yang mudah namun tidak mudah untuk dijawab. Para pelamar dapat menjadi ragu untuk meyebutkan angkanya oleh karena perasaan ragu. Bila menyebutkan angka terlalu rendah maka bisa saja dianggap bukan calon pekerja yang berkualitas dan jika menyebut angka yang terlalu tinggi maka bias saja tidak akan diterima. Secara “klise”biasanya orang akan menjawab,”Sesuai standard yang berlaku di perusahaan ini saja.” Jawaban tersebut kedengarannya memang sangat bijaksana, tetapi tahukah saudara bahwa hal itu akan sangat merugikan saudara, oleh karena sebenarnya saudara dapat menentukan berapa sepatutnya saudara dibayar.

Berikut ini beberapa hal yang dapat saudara lakukan guna menentukan gaji saudara:
1. Kenali untuk posisi dan level apa saudara melamar.
Saudara harus tahu dengan persis untuk posisi apa saudara akan diinterview. Pada umumnya saudara mendapatkan panggilan interview oleh karena saudara telah mengirimkan surat lamaran saudara. Sehingga saudara dapat mengetahui untuk posisi apa saudara dipanggil. Namun apabila saudara belum mengetahuinya, maka saudara dapat menanyakan kepada pihak HRD yang menghubungi saudara, apakah posisi yang ditawarkan kepada saudara.

2. Lakukan survey.
Cobalah Anda menanyakan kepada rekan-rekan Anda, berapa kira-kira gaji untuk level atau posisi yang ditawarkan tersebut pada perusahaan tempat rekan Anda bekerja. CObalah pada perusahaan yang sejenis dan juga pada perushaan yang tidak sejenis naum dengan posisi yang sama.

3. Lakukan perbandingan.
Sesungguhnya ada beberapa faktor yang menentukan besaran gaji untuk suatu posisi di suatu perusahaan. Sehingga dapat terjadi perbedaan gaji antara posisi yang sama di beberapa perusahaan. Pertama adalah harga dari posisi dan pekerjaan tersebut. Kedua adalah nilai dari si pekerja yang menduduki posisi tersebut dan ketiga adalah harga dari pekerjaan tersebut di pasaran. Ketika saudara melakukan survey harga maka saudara pun harus mengidentifikasi apakah harga tersebut merupakan harga dari pekerjaan, dari si pekerja atau memang harga sesuai dengan pasar.

4. Bila saudara mendapati bahwa harga sesuai hasil survey Anda jauh lebih besar dari gaji Anda sekarang (bila anda telah memiliki pekerjaan), maka Anda dapat menyebutkan angka yang Anda harapkan dengan kenaikan 20%-50% dari gaji Anda yang sekarang.

5. Jika Anda telah memiliki pengalaman kerja atau bahkan keterampilan khusus, maka percaya diri adalah kunci yang dibutuhkan dalam menyebut gaji yang ada ingini. Sebutkan dengan yakin dan apabila si rekuiter menawarnya terlalu rendah maka jangan ragu untuk menolak penawaran tersebut. Hal itu akan menggambarkan bahwa memang saudara memilki kualitas pekerjaan sesuai dengan angka yang saudara sebutkan.

6. Apabila Anda ditanyakan akan berapa gaji yang Anda minta, maka sebutkanlah angka yang telah saudara peroleh berdasarkan pengalaman saudara dan survey yang Anda lakkukan dengan berani namun jangan lupa juga mengatakan bahwa saudara juga ingin mendengarkan penawaran yang akan diberikan kepada Anda.

7. Namun apabila penawaran gaji telah disebutkan dari semula, maka adalah lebih baik untuk saudara tidak terburu-buru menjawab penawaran tersebut melainkan galilah lebih jauh apa dan bagaimana tanggung jawab dari posisi tersebut.

Jadi, adalah tidak tabu untuk menentukan gaji Anda sendiri.

RB/RP/BL