Pendekatan Penyelesaian Konflik – 2 (lanjutan)

(The Manager’s Lounge – Sales & Marketing) – Pendekatan/gaya yang digunakan dalam meyelesaikan konflik atau bernegosiasi haruslah sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapi. Hal ini tergantung pada banyak variabel, antara lain pentingnya isu yang dibahas, kualitas hubungan dengan pihak lawan,waktu, dan lainnya. Berikut ini adalah pendekatan dalam menyelesaikan konflik, dan kapan waktu yang tepat maupun tidak tepat untuk menggunakannya.

Competing

sesuai digunakan ketika:

• Terjadi situasi emergency
• Anda tidak yakin mengenai benar/salahnya Anda lebih penting daripada menjaga hubungan saat ini
• Isu yang dibahas tidak penting dan orang lain juga tidak peduli

tidak sesuai digunakan ketika:

• Collaboration belum pernah diusahakan
• Kerjasama dari pihak lain dianggap penting

Collaborating

sesuai digunakan ketika:

• Isu dan hubungan keduanya sama penting
• Kerjasama dianggap penting
• Hasil yang baik juga penting

tidak sesuai digunakan ketika:

• Waktu pendek
• Isu tidak penting
• Anda sudah overload di tengah proses
• Pihak lawan memiliki tujuan yang salah

Compromising

sesuai digunakan ketika:

• Kerjasama penting, namun waktu dan sumber daya sedikit
• Lebih baik menemukan second best solution daripada deadlock
• Usaha untuk kolaborasi dapat disalahtanggapi sebagai usaha memaksa pihak lawan

tidak sesuai digunakan ketika:

• Menemukan solusi terbaik sangatlah penting
• Anda tidak menyukai konsekuensi dari hasilnya

Avoiding

sesuai digunakan ketika:

• Isu yang dibahas tidak penting
• Kualitas hubungan antar pihak tidak penting
• Waktu pendek dan keputusan tidak dibutuhkan
• Power anda kecil namun ingin mengeblok pihak lawan

tidak sesuai digunakan ketika:

• Anda peduli mengenai kualitas hubungan dengan pihak lawan dan isu yang dibahas
• Dapat menghasilkan perasaan negatif

Accomodating

sesuai digunakan ketika:

• Anda tidak peduli terhadap isu yang dibahas
• Power anda kurang dan tidak ingin mengeblok pihak lawan

tidak sesuai digunakan ketika:

• Pihak lain ingin berkolaborasi dan akan merasa terpaksa jika hanya accommodate saja.

(Rinella Putri/AA/TML)