(The Manager’s Lounge – Leadership) – Tahun 2012 baru saja berakhir. Di saat-saat seperti ini, setiap orang mengambil waktunya untuk melihat kembali apa yang sudah terjadi sepanjang tahun 2012, apa yang sudah dicapai dan apa yang akan menjadi target selanjutnya atau resolusi untuk tahun berikutnya. Banyak hal yang akan berubah, begitu pula dengan tren dunia kepemimpinan dan dunia kerja yang tentu saja sedikit banyak akan mengalami perubahan di tahun baru ini.

Tahun 2013 merupakan sebuah tantangan baru dan menjadi wake-up call bagi para pemimpin. Untuk tetap dapat bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin sengit dan untuk mengungguli para kompetitor, kita harus melihat kembali pada kualitas kepemimpinan para pemimpin kita yang menjadi acuan perusahaan dalam bergerak ke arah yang lebih baik. Gaya dan kualitas kepemimpinan tidak hanya datang dari diri seorang pemimpin tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai aspek eksternal. Berikut adalah beberapa aspek eksternal yang akan mendominasi tren dalam dunia kepemimpinan di tahun yang baru ini:

Teknologi Sosial

Tahun 2013 akan menjadi tahun yang didominasi oleh teknologi. Kita akan melihat evolusi alat media sosial yang semakin memberi pengaruh signifikan pada dunia bisnis. Tentu saja, perusahaan dan pemimpin yang cerdas akan memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kerjasama bisnis, berkomunikasi dengan pelanggan, bahkan untuk memperkirakan permintaan produk. Sebagai contoh, perusahaan bisa menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain sebagainya untuk menawarkan produk dan jasanya, memberi promosi, meminta feedback pelanggan dan masih banyak lagi. Lihat saja, berapa banyak karyawan yang membawa gadget atau peralatan mereka ke kantor, berapa banyak masyarakat yang tidak bisa lepas dari gadget mereka, sehingga mereka akan lebih mudah dijangkau melalui media sosial.

Pemimpin yang sukses harus memahami bahwa menjadi ‘sosial’ adalah bagian yang penting dalam tugasnya sebagai pemimpin. Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan dapat mempertahankan relevansi di masa depan, sehingga dibutuhkan keterampilan dan bakat dalam mengeksploitasi teknologi dan media sosial. Media sosial telah menjadi krusial namun tidak berarti apa-apa bila tidak disertai dengan pengaplikasian yang beresonansi

Inovasi

Hal penting yang harus diingat oleh para pemimpin adalah mereka harus melakukan dan mendorong adanya inovasi. Menghadapi masyarakat yang dinamis mengharuskan perusahaan untuk berpikir out of the box dan berusaha melakukan inovasi untuk mengikuti perkembangan masyarakat agar tetap dapat menjadi yang terdepan dalam kompetisi pasar. Pemimpin harus benar-benar memahami bahwa mereka harus sekreatif mungkin untuk mengubah dan menginovasi produk dan jasa yang sudah ada sehingga dapat mempengaruhi permintaan pelanggan. Inovasi ini harus mengutamakan kegunaan dan nilai yang bisa didapatkan oleh pelanggan dari produk dan jasa yang ditawarkan. Inovasi adalah hal yang penting dalam seluruh proses bisnis dan merupakan pusat bagaimana bisnis harus berpikir dan bekerja, sehingga para pemimpin harus cukup pandai untuk melakukan inovasi dan mendorong adanya inovasi dalam bisnis yang ditangani.

Otomatisasi

Pemimpin yang sukses akan menyadari bahwa ada beberapa hal atau proses yang harus di otomatisasi untuk mengurangi redundansi dan menjadikan pekerjaan lebif efektif dan efisien.  Sementara kita mungkin dapat, dan harus, mengotomatisasi banyak hal, kita perlu memahami keseimbangan. Keseimbangan dalam hal ini adalah ada beberapa pekerjaan tertentu yang memang perlu di otomatisasi untuk menghemat waktu, tetapi adapun pekerjaan yang lebih baik ditangani oleh sumber daya alam manusia. Seperti misalnya pekerjaan yang melibatkan komunikasi langsung dengan konsumer seperti account officer dan sales promotion girl, pekerjaan ini tidak akan bisa diotomatisasi. Di tahun 2013, dimana teknologi semakin canggih, sehingga pemanfaatannya pun akan semakin meluas, pemimpin akan dituntut untuk bisa membedakan hal-hal yang perlu diotomatisasi dan yang tidak bisa diotomatisasi.

Bisnis Yang Etis

Pemanasan global, kerusakan lingkungan alam, banjir dan bencana alam lainnya serta polusi merupakan hal yang tidak lepas dari kehidupan keseharian kita. Tidak sedikit masalah-masalah ini muncul sebagai akibat dari proses bisnis perusahaan yang tidak bertanggung jawab. Pemimpin masa kini perlu memahami dan berpikir lebih dalam tentang hal ini, mereka harus memiliki etika sosial dan humanistik dalam berbisnis. Semakin banyak perusahaan telah mulai memahami tanggung jawab mereka terhadap sosial dan lingkungan dengan melakukan community development project dan mengimplementasikan corporate social responsibility dalam bisnis nya. Hal ini dilakukan bukan semata-mata untuk publisitas atau pertumbuhan perusahaan dan mencari keuntungan. Menjadi sadar sosial dapat menjadi platform yang kuat untuk sebuah bisnis agar dapat bertahan dalam persaingan yang ketat, untuk itu diperlukan pemimpin yang mempunyai jiwa bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Telepresence

Telepresence untuk team yang terdistribusi secara global akan terus bertumbuh. Banyak pemimpin yang percaya bahwa kinerja team mereka akan jauh lebih baik bila banyak interaksi face to face. Skype dan TelePresence adalah alat yang sangat berguna untuk menghemat biaya pada anggaran perjalanan. Tetapi saat ini Skype kurang berkembang dan telepresence dapat menjadi sesuatu yang mahal untuk beberapa anggaran. Jadi kembali kepada para pemimpin untuk memutuskan apa yang paling penting bagi mereka sebagai prioritas untuk komunikasi dan kolaborasi. Secara geografis perusahaan akan mencari cara untuk membuat kantor regional sehingga team mereka bisa menjadi lebih dekat dalam satu wilayah tertentu, tetapi sebagian akan memutuhkan untuk berinvestasi dalam teknologi dan memanfaatkan peran teknologi dalam berkomunikasi jarak jauh. Pemimpin harus bisa memutuskan mana yang menjadi cara terbaik bagi perusahaan dalam berkomunikasi.

Hal-hal tersebut diatas adalah sebagian dari banyaknya faktor yang akan mempengaruhi tren peran seorang pemimpin ditahun yang baru nanti. Dunia bisnis sangat dipengaruhi oleh perubahan tersebut sehingga peran pemimpin akan menjadi penentu dalam mengambil keputusan untuk mengimplementasikan hal-hal yang relevan dalam perusahaan. Perusahaan dengan pemimpi yang berhasil memanfaatkan perkembangan teknologi dan telepresence, melakukan inovasi dan otomatisasi, serta menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dengan gaya kepemimpinannya akan cenderung menjadi perusahaan yang mampu bersaing dengan kompetitor nya di persaingan yang semakin ketat ini.

(Managedaily – Leadership) – Tahun 2012 baru saja berakhir. Di saat-saat seperti ini, setiap orang mengambil waktunya untuk melihat kembali apa yang sudah terjadi sepanjang tahun 2012, apa yang sudah dicapai dan apa yang akan menjadi target selanjutnya atau resolusi untuk tahun berikutnya. Banyak hal yang akan berubah, begitu pula dengan tren dunia kepemimpinan dan dunia kerja yang tentu saja sedikit banyak akan mengalami perubahan di tahun baru ini.

Tahun 2013 merupakan sebuah tantangan baru dan menjadi wake-up call bagi para pemimpin. Untuk tetap dapat bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin sengit dan untuk mengungguli para kompetitor, kita harus melihat kembali pada kualitas kepemimpinan para pemimpin kita yang menjadi acuan perusahaan dalam bergerak ke arah yang lebih baik. Gaya dan kualitas kepemimpinan tidak hanya datang dari diri seorang pemimpin tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai aspek eksternal. Berikut adalah beberapa aspek eksternal yang akan mendominasi tren dalam dunia kepemimpinan di tahun yang baru ini:

Teknologi Sosial

Tahun 2013 akan menjadi tahun yang didominasi oleh teknologi. Kita akan melihat evolusi alat media sosial yang semakin memberi pengaruh signifikan pada dunia bisnis. Tentu saja, perusahaan dan pemimpin yang cerdas akan memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kerjasama bisnis, berkomunikasi dengan pelanggan, bahkan untuk memperkirakan permintaan produk. Sebagai contoh, perusahaan bisa menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain sebagainya untuk menawarkan produk dan jasanya, memberi promosi, meminta feedback pelanggan dan masih banyak lagi. Lihat saja, berapa banyak karyawan yang membawa gadget atau peralatan mereka ke kantor, berapa banyak masyarakat yang tidak bisa lepas dari gadget mereka, sehingga mereka akan lebih mudah dijangkau melalui media sosial.

Pemimpin yang sukses harus memahami bahwa menjadi ‘sosial’ adalah bagian yang penting dalam tugasnya sebagai pemimpin. Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan dapat mempertahankan relevansi di masa depan, sehingga dibutuhkan keterampilan dan bakat dalam mengeksploitasi teknologi dan media sosial. Media sosial telah menjadi krusial namun tidak berarti apa-apa bila tidak disertai dengan pengaplikasian yang beresonansi

Inovasi

Hal penting yang harus diingat oleh para pemimpin adalah mereka harus melakukan dan mendorong adanya inovasi. Menghadapi masyarakat yang dinamis mengharuskan perusahaan untuk berpikir out of the box dan berusaha melakukan inovasi untuk mengikuti perkembangan masyarakat agar tetap dapat menjadi yang terdepan dalam kompetisi pasar. Pemimpin harus benar-benar memahami bahwa mereka harus sekreatif mungkin untuk mengubah dan menginovasi produk dan jasa yang sudah ada sehingga dapat mempengaruhi permintaan pelanggan. Inovasi ini harus mengutamakan kegunaan dan nilai yang bisa didapatkan oleh pelanggan dari produk dan jasa yang ditawarkan. Inovasi adalah hal yang penting dalam seluruh proses bisnis dan merupakan pusat bagaimana bisnis harus berpikir dan bekerja, sehingga para pemimpin harus cukup pandai untuk melakukan inovasi dan mendorong adanya inovasi dalam bisnis yang ditangani.

Otomatisasi

Pemimpin yang sukses akan menyadari bahwa ada beberapa hal atau proses yang harus di otomatisasi untuk mengurangi redundansi dan menjadikan pekerjaan lebif efektif dan efisien.  Sementara kita mungkin dapat, dan harus, mengotomatisasi banyak hal, kita perlu memahami keseimbangan. Keseimbangan dalam hal ini adalah ada beberapa pekerjaan tertentu yang memang perlu di otomatisasi untuk menghemat waktu, tetapi adapun pekerjaan yang lebih baik ditangani oleh sumber daya alam manusia. Seperti misalnya pekerjaan yang melibatkan komunikasi langsung dengan konsumer seperti account officer dan sales promotion girl, pekerjaan ini tidak akan bisa diotomatisasi. Di tahun 2013, dimana teknologi semakin canggih, sehingga pemanfaatannya pun akan semakin meluas, pemimpin akan dituntut untuk bisa membedakan hal-hal yang perlu diotomatisasi dan yang tidak bisa diotomatisasi.

Bisnis Yang Etis

Pemanasan global, kerusakan lingkungan alam, banjir dan bencana alam lainnya serta polusi merupakan hal yang tidak lepas dari kehidupan keseharian kita. Tidak sedikit masalah-masalah ini muncul sebagai akibat dari proses bisnis perusahaan yang tidak bertanggung jawab. Pemimpin masa kini perlu memahami dan berpikir lebih dalam tentang hal ini, mereka harus memiliki etika sosial dan humanistik dalam berbisnis. Semakin banyak perusahaan telah mulai memahami tanggung jawab mereka terhadap sosial dan lingkungan dengan melakukan community development project dan mengimplementasikan corporate social responsibility dalam bisnis nya. Hal ini dilakukan bukan semata-mata untuk publisitas atau pertumbuhan perusahaan dan mencari keuntungan. Menjadi sadar sosial dapat menjadi platform yang kuat untuk sebuah bisnis agar dapat bertahan dalam persaingan yang ketat, untuk itu diperlukan pemimpin yang mempunyai jiwa bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Telepresence

Telepresence untuk team yang terdistribusi secara global akan terus bertumbuh. Banyak pemimpin yang percaya bahwa kinerja team mereka akan jauh lebih baik bila banyak interaksi face to face. Skype dan TelePresence adalah alat yang sangat berguna untuk menghemat biaya pada anggaran perjalanan. Tetapi saat ini Skype kurang berkembang dan telepresence dapat menjadi sesuatu yang mahal untuk beberapa anggaran. Jadi kembali kepada para pemimpin untuk memutuskan apa yang paling penting bagi mereka sebagai prioritas untuk komunikasi dan kolaborasi. Secara geografis perusahaan akan mencari cara untuk membuat kantor regional sehingga team mereka bisa menjadi lebih dekat dalam satu wilayah tertentu, tetapi sebagian akan memutuhkan untuk berinvestasi dalam teknologi dan memanfaatkan peran teknologi dalam berkomunikasi jarak jauh. Pemimpin harus bisa memutuskan mana yang menjadi cara terbaik bagi perusahaan dalam berkomunikasi.

Hal-hal tersebut diatas adalah sebagian dari banyaknya faktor yang akan mempengaruhi tren peran seorang pemimpin ditahun yang baru nanti. Dunia bisnis sangat dipengaruhi oleh perubahan tersebut sehingga peran pemimpin akan menjadi penentu dalam mengambil keputusan untuk mengimplementasikan hal-hal yang relevan dalam perusahaan. Perusahaan dengan pemimpi yang berhasil memanfaatkan perkembangan teknologi dan telepresence, melakukan inovasi dan otomatisasi, serta menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dengan gaya kepemimpinannya akan cenderung menjadi perusahaan yang mampu bersaing dengan kompetitor nya di persaingan yang semakin ketat ini.

(Endah Caratri/IK/TML)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.