Proses Manajemen Risiko

(The Manager’s Lounge, Risk Management) – Pada setiap usaha/bisnis, yang namanya risiko merupakan suatu hal yang mutlak. Risiko juga dapat muncul dari berbagai sumber. Yang menjadi isu adalah bagaimana cara kita dapat menangani risiko tersebut.

Proses manajemen resiko merupakan suatu hal yang mutlak, jika kita ingin menghindari kerugian dalam usaha/bisnis. Tahap pertama yang harus dilakukan dalam proses manajemen resiko adalah identifikasi risiko. Pada tahap ini, kita harus mengumpulkan informasi mengenai risiko-risiko apa saja yang kira-kira mengancam aktivitas usaha kita.

Kemudian selanjutnya adalah tahap menganalisa risiko. Dalam menganalisa risiko, kita melihat seberapa besar probabilitas terjadinya suatu risiko dan kerusakan yang ditimbulkannya. Kemudian setelah mengetahui probabilitas dan dampak yang dihasilkan, maka kita dapat mengetahui potensi terjadinya suatu risiko.

Kemudian risiko tersebut dapat dikelola dengan berbagai macam cara, antara lain risk avoidance, risk reduction, risk transfer, risk deferral dan risk retention.

Penanganan risiko yang tepat tergantung pada probabilitas terjadinya risiko tersebut dan dampak yang dihasilkannya. Jika probabilitas dan dampaknya kecil, maka risiko tersebut bisa diterima saja ataupun dikurangi. Namun jika probabilitas dan dampaknya besar, maka risiko tersebut sebaiknya ditransfer ataupun dihindari.

Selanjutnya setelah memilih penanganan yang tepat, maka implementasi manajemen risiko dapat dilakukan. Saatnya untuk melaksanakan perencanaan-perencanaan yang sudah dilakukan sejak awal. Sepanjang implementasi, monitoring juga harus terus dilakukan. Sehingga jika terjadi kesalahan pada praktek manajemen risiko, maka dapat dilakukan koreksi sehingga implementasi manajemen risiko dapat berjalan secara efektif.

pic.:openingmoments.com

(Rinella Putri/TA/TML)