Mengenal Strategi Curveball

(The Manager’s Lounge – Strategic), Perusahaan Anda mempunyai strategi bagus, namun pesaing Anda juga mengikutinya. Lalu bagaimana supaya strategi Anda tidak terlacak? Ada strategi curveball, dimana Anda melakukan langkah-langkah yang tepat sementara pesaing Anda berusaha untuk melakukan langkah berbeda. Strategi curveball adalah cara mengalahkan pesaing dengan cara membiarkan mereka melakukan hal yang tidak tepat.
Berikut ini adalah beberapa strategi curveball:

Biarkan pesaing salah menafsirkan kesuksesan Anda
Pesaing Anda mungkin menganggap bahwa mereka tahu resep kesuksesan Anda. Namun seringkali mereka salah, Dengan membiarkan pesaing salah menilai kunci sukses Anda, maka Anda bisa jadi tetap lebih unggul.

Jetstar, maskapai asal Australia, berhasil membiarkan pesaingnya untuk menganggap bahwa mereka unggul hanya karena menekan biaya. Namun apa sebenarnya resep sukses dari Jetstar? Jetstar meningkatkan utilisasi asetnya secara agresif. Penjadwalan yang baik menjadikan pesawat dan kru-nya untuk pulang ke home base pada akhir hari. Selain itu, efisiensi aset yang luar biasa memungkinkan Jetstar meningkatkan profitabilitas melalui volume yang lebih besar daripada pesaingnya.

Samarkan kesuksesan Anda
Jika pesaing Anda tidak mampu melihat kesuksesan Anda, maka mereka tidak akan melancarkan serangan. Salah satu cara untuk menyamarkan kesuksesan dengan mendorong penjualan melalui pelayanan.

DiaDevice, pembuat perlengkapan diagnosa medis, menggunakan teknik ini untuk mengalahkan pesaingnya MedicTec. Mereka menggunakan teknisi full-time di rumah sakit level kedua, dimana MedicTec pikir tidak akan menguntungkan. Teknisi dari Dia-Device meningkatkan penjualan dengan mempengaruhi permintaan dari RS. Mereka mengetahui kelebihan dan kelemahan dari seluruh perlengkapan yang ada di RS. Dengan strategi curveball ini, DiaDevice memperoleh keuntungan dari kontrak pembaruan layanan dan penjualan perlengkapan baru tanpa disaingi MedicTec.

Biarkan pesaing Anda meraih pelanggan yang tidak menguntungkan
Dengan menetapkan kebijakan harga yang tepat, maka Anda akan meraih pelanggan yang menguntungkan, sementara itu sebaliuknya untuk pesaing Anda.

Ecolab, perusahaan pembersih kimia asal AS memahami bahwa pelanggan kecil, walaupun mereka mau membayar dengan harga tinggi namun juga lebih mahal untuk dilayani, sehingga tidak menguntungkan untuk jangka panjang. Supaya Diversey, pesaingnya menggarap segmen ini, maka mereka memberikan harga cukup mahal untuk pelanggan ini supaya mereka kalah dari Diversey namun juga cukup rendah untuk menekan margin dari Diversey. Sementara, Ecolab memberikan kebijakan harga yang agresiif untuk memperoleh pelanggan besar, yang lebih murah untuk dilayani sehingga lebih menguntungkan pula. Maka, Ecolab kemudian memperoleh 20% return on sales yang stabil.

(Rinella Putri/RF/TML)

pic: contemplativeed.blogspot