4 Karakteristik Penting Bagi Sales Leader

(The Manager’s Lounge – Sales & Marketing) – Sales merupakan pekerjaan yang tidak mudah, sehingga seorang sales leader harus mempunyai karakteristik-karakteristik tertentu yang tidak dimiliki oleh salesperson biasa. Apa saja karakteristik tersebut? Berikut ini adalah 4 yang terpenting:

Visi dan Tujuan Jelas
Visi, tidak dapat disangkal, merupakan komponen yang sangat penting dalam pencapaian tujuan. Visi seolah merupakan cita-cita sekaligus garis finish yang berusaha dicapai oleh organisasi. Seperti kata Zig Ziglar: `If you want to reach a goal, you must “see the reaching” in your own mind before you actually arrive at your goal`. Jadi, gambaran visi sangatlah penting bagi seorang sales leader.

Visi bisa menjadi salah satu senjata yang kuat dalam memotivasi salesperson. Dorong tim Anda supaya dapat memandang visi sesuai dengan visi yang Anda ciptakan. Tunjukkan bahwa mereka dapat mencapai puncak tertinggi, top sales performer, sementara perusahaan menjadi market leader di industri.

Motivational Skill
Sekadar visi tidak akan menjadi sumber motivasi yang kuat jika hanya berupa visi organisasi saja. sales leader harus dapat menerjemahkan visi organisasi menjadi personal goal bagi tiap salesperson. Personal goal mempunyai kekuatan menggerakkan, karena tujuan tersebut memberikan manfaat besar bagi mereka. Setiap orang mungkin punya personal goal yang berbeda-beda, dan semakin personal suatu goal bagi seseorang, maka tingkat antusiasme untuk mengejarnya juga semakin tinggi.

Seorang sales leader seringkali memimpin sales force dalam jumlah yang sangat besar, sehingga karakter yang harus dimilikinya adalah sikap positif dan passionate yang dapat ditunjukkannya kepada banyak orang. Mungkin ia tidak dapat berinteraksi intensif dengan tiap orang dalam sales force, namun ia dapat memotivasi mereka semua lewat ucapannya.

Selain itu, lebih penting lagi, sales leader harus dapat menciptakan suatu lingkungan kerja dimana orang bisa termotivasi dengan sendirinya. Caranya adalah membuat anggota tim merasa bahwa setiap kontribusi mereka dihargai. Rayakan kemenangan-kemenangan kecil bersama tim.

Coaching Skill
Training pada umumnya hanya dilakukan beberapa kali saja, namun coaching dilakukan setiap saat, selama seorang salesperson melakukan pekerjaannya. Coaching lebih mendalam sifatnya dibandingkan dengan training, dan sifatnya lebih individual, karena tiap orang berbeda-beda. Coaching ini dapat menyentuh bagian yang sebelumnya tidak dapat disentuh melalui training.

Sales adalah suatu pekerjaan dengan tuntutan tinggi. Melalui coaching, maka sales leader dapat berbagi strategi-strategi yang powerful dalam rangka berusaha meningkatkan kinerja tim. Coaching juga bermanfaat sebagai suatu bentuk komunikasi di dalam tim, dimana masalah-masalah yang muncul dapat diselesaikan. Melalui coaching skill yang baik, seorang sales leader akan dapat memaksimalkan potensi yang terdapat dalam diri salesperson-nya.

Empati
Seorang sales leader harus mempunyai rasa empati dan pemahaman yang tinggi terhadap anak buahnya. Mengapa? Karena hanya empati yang dapat menghadirkan rasa percaya dari anak buah. Rasa percaya ini memunculkan kekompakan dalam tim sehingga lingkungan kerja jadi kondusif, dan anak buah termotivasi.

Rasa empati ini diantaranya meliputi menghargai kontribusi dari tiap anggota tim, serta mempunyai pemahaman yang baik akan kebutuhan pengembangan dari tiap anggota tim. Dengan hubungan yang baik, serta level perhatian yang tinggi dari sales leader terhadap perkembangan anak buah, maka ini akan menghasilkan lingkungan kerja yang kondusif dan memotivasi

 

(Rinella Putri/AA/TML)