Membangun Image Sebagai Marketing

(The Manager’s Lounge – Sales & Marketing) – Marketing adalah suatu kegiatan yang mudah, bila kita tahu caranya. Kita bisa mengadopsi segala bentuk ilmu marketing atau marketing strategy. Saat ini masih sangat sedikit Marketing yang mengetahui ilmu dan bisa menjual  sesuai dengan kuantitas target yang ditentukan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk membangun image Anda sebagai Marketing yang profesional :

1. Bangun kepercayaan pelanggan sedini mungkin.Contoh berikan pelanggan anda identitas dan nomer kontak yang jelas, bukan palsu dan dapat dihubungi. Jadi sampai kapanpun pelanggan anda bisa berkomunikasi dengan anda dan memperoleh informasi yang lengkap. Sedikit sekali marketing yang memberikan nomer kontaknya yang bisa dihubungi, sebab pengalaman saya sendiri sewaktu mendapat selembar brosur yang berisi promosi potongan harga sebuah produk lalu saya mencoba menghubungi nomor kontak yang tertera di brosur tersebut ternyata tidak tersambung. Saya mengalami hal ini, bukan hanya sekali atau dua kali saja tetapi sudah beberapa kali dengan promosi produk yang berbeda. Sehingga biasanya, pelanggan hanya bisa sms saja. Silahkan Anda coba cek sendiri beberapa nomor kontak marketing yang tercantum di berbagai media promosi. Berapa persen para marketing yang bisa anda hubungi tersebut ? Semakin bagus produk Anda dan Anda ingin lebih dikenal, maka sebagai marketing yang profesional Anda harus kelihatan transparan dan mereka pun akan merespon secara santun. Meskipun ada pertanyaan yang kritis dari pelanggan, kita harus mengerti retorikan berbicara, mana yang dirahasiakan dan mana yang tidak perlu disampaikan, Anda sendiri harus mampu menjelaskan dengan baik dan sopan sehingga membangun komunikasi yang baik antara marketing dan pelanggan. Anda dapat terus belajar dengan semakin banyak menghadapi pelanggan yang berbeda-beda karakteristiknya. Jika sudah terbangun kepercayaan customer kepada anda maka kerja anda sebagai marketing akan semakin ringan karena customer tidak akan segan-segan menghubungi anda lagi.

2. Mau mencoba berbagai macam media promosi dan iklan sejauh yang dibutuhkan. Contoh media yang bisa anda gunakan: Surat kabar, tabloid, iklan baris Online, TV, spanduk, banner, Poster, Kartu nama dan sebagainya. Semua kegiatan promosi sesuaikan dengan anggaran yang telah ditentukan dan jangan merasa iklan merupakan kegiatan yang membuang uang. Promosi atau Iklan merupakan investasi juga. Kenapa saya sebut investasi ? jika anda beriklan dan pelanggan mau memberi produk anda lantaran iklan tersebut maka anda sudah untung berapa persen. Contoh: biaya untuk iklan 1 bulan Rp.500.000 tetapi anda bisa dapat omset penjualan Rp.10.000.000,- untung bersih dari omset misalkan 10%. Jadi anda untung Rp. 1.000.000. Nah, dari sini ongkos iklan sudah tertutup dan inilah yang saya maksud bahwa iklan itu merupakan investasi.

3. Promosi dikatakan berhasil parameternya demikian, jika anda bisa menghasilkan minimal 2 kali lipat uang promosi anda dalam satu bulan, maka anda bisa dikatakan berhasil. Jadi anda pun masih punya keuntungan.

4. Selalu berusaha mencari relasi seluas mungkin. Hal ini memungkinkan anda untuk mengembangkan relasi market anda. Jadi anda nanti tidak akan kehabisan daftar nama prospek.

5. Bangun kejujuran, sekalipun tidak semua terbuka karena pastinya ada privasi atau hal yang dirahasiakan. Maka jika kita ada pertanyaan dari pelanggan yang sifatnya privasi jangan sampai kita berbohong,  kalau kita sampai berbohong maka akan meruntuhkan reputasi kita sebagai seorang marketing. Anda harus mampu menjawabnya dengan bijaksana dan profesional.

6. Jangan mudah menyerah jika respon pasar memang sangat sedikit. Saran saya jika terjadi hal yang demikian. Silahkan adakan research atau analisa sederhana. Kenapa respon pasar Anda sedikit? Apakah ada yang salah dari promosi anda atau ada faktor lain yang bisa mempengaruhuinya. Jika anda pintar menganalisanya maka Anda akan tahu untuk memperbaiki yang salah dan menjadi lebih baik. Hal itu memang tugas seorang marketing.

7. Anda harus pintar memancing pelanggan. Misal: jenis produk Anda sedikit, Anda bisa merahasiakan harganya terlebih dahulu. Tetapi anda bisa mempromosikan dengan slogan yang mengundang rasa penasaran mereka. Misal “Barang Termurah: Beli satu gratis satu” Jika pelanggan merasa membutuhkan produk tersebut pasti pelanggan langsung menghubungi Anda untuk mencari informasi mengenai produk yang Anda promosikan.

Mudah-mudahan tips sederhana diatas dapat meningkatkan daya jual Anda dan dapat membangun image Anda sebagai Marketing.

 

 

 

(Friska Carolina/AA/TML)